KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memberikan apresiasi tinggi kepada CV Jawara Internasional Jaya atas komitmennya dalam mendukung kesejahteraan para pekerja. Hal tersebut disampaikan saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) kepada para buruh pabrik rokok tersebut .
Kholilurrahman Bupati Pamekasan menyampaikan bahwa CV Jawara Internasional Jaya tercatat sebagai salah satu penyumbang pembayaran BPJS terbesar di Pamekasan. Nilai pembayaran BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan perusahaan tersebut mencapai Rp56.800.000. Menurutnya, kepatuhan pembayaran jaminan sosial ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat terwujudnya program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
“Pemerintah tidak bisa berjuang sendiri untuk merealisasikan UHC, butuh kebersamaan dan peran aktif pengusaha. Kami berharap pengusaha pabrik rokok lainnya juga dapat meningkatkan kepatuhan pembayaran BPJS dan cukai,” ujar Kholilurahman Bupati Pamekasan
Selain kepatuhan jaminan sosial, pihak Pemkab juga memuji kepedulian sosial perusahaan yang telah memberangkatkan 27 orang untuk beribadah umrah secara gratis.
Sementara itu, Owner dari CV Jawara Internasional Jaya menjelaskan bahwa penerima BLT DBHCHT pada tahap ini mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 dari total alokasi Rp1.200.000 per pekerja untuk anggaran tahun berjalan . Bantuan diberikan kepada para buruh yang terdaftar aktif bekerja secara berkesinambungan dan telah diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan oleh perusahaan.
“ DBHCHT ini terkait dengan cukai. Perusahaan kami sudah membayar cukai, pajak, PPN HT (Pajak Pertambahan Nilai Hasil Tembakau), serta rutin membayarkan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan para pekerja,” ujarnya Alfian Owner CV Jawara
sejak awal berdiri hingga saat ini, jumlah pekerja di CV Jawara terus mengalami peningkatan pesat hingga lebih dari 350%. Dari yang awalnya hanya puluhan pekerja, kini total buruh yang terserap sudah mencapai lebih dari 700 orang.
Kunci keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan industri rokok lokal adalah kolaborasi yang harmonis serta komunikasi yang baik antara pihak manajemen dan para pekerja .












