KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Jalur utama Pamekasan-Sumenep di Desa Artodung, Kecamatan Galis, memakan korban jiwa pada Jumat (23/9/2026) pagi.
Satu pengendara motor meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan minibus dan truk tronton tangki.
Korban meninggal berinisial K (27), warga Dusun Pesisir Barat, Desa Kaduara Timur, Pragaan, Sumenep. Sementara pemboncengnya, AW (42), selamat dengan luka ringan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.40 WIB. Saat itu kondisi jalan lurus, aspal kering, dan cuaca cerah.
Berdasarkan keterangan polisi, motor Honda dengan nopol M 3094 XB yang dikendarai korban melaju dari arah timur (Sumenep) menuju barat (Pamekasan).
Diduga korban kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak bagian belakang minibus L 1229 CBM yang dikemudikan RI (46), warga Bangselok Sumenep, yang ada di depannya.
Benturan pertama membuat motor dan kedua penumpangnya terjatuh ke badan jalan.
Nahas, dari arah berlawanan melaju kencang Truk Tronton Tangki L 8412 UQ yang dikemudikan ANR (26), warga Camplong Sampang. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan kedua tak terhindarkan.
“Motor setelah menabrak minibus terjatuh, dan bersamaan itu truk dari barat ke timur melintas. Korban pengendara motor meninggal di lokasi,” kata Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama.
Petugas Satlantas Polres Pamekasan yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke Puskesmas Galis, serta mengamankan tiga kendaraan sebagai barang bukti. Kerugian materi ditaksir Rp 5 juta.
Polisi mengingatkan jalur Artodung – Galis sering menjadi titik rawan kecelakaan pagi hari karena arus kendaraan pekerja dari Sumenep ke Pamekasan cukup padat.
“Kami imbau pengendara tetap fokus, jangan memacu kendaraan dalam jarak dekat, terutama di jam berangkat kerja,” ujar Yoni.
Hingga Jumat siang, jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di Sumenep.












