Polisi Awasi Distribusi BBM Subsidi di SPBU Ganding dan Gedungan

Avatar of Kanal Madura
KANALMADURA.COM, SUMENEP – Satreskrim Polresta Sumenep melakukan pengecekan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di dua SPBU di Kabupaten Sumenep, Minggu (1/11/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi, khususnya Bio Solar, berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Dua SPBU yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni SPBU Ganding di Jalan Raya Ganding, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, serta SPBU Gedungan di Jalan Raya Trunojoyo, Kecamatan Batuan.

Dalam pemeriksaan itu, petugas mengecek aktivitas penjualan BBM, mewawancarai pengawas SPBU, serta memeriksa dokumen pembelian BBM menggunakan jerigen.

Di SPBU Ganding, petugas mendapati stok Bio Solar sedang habis dan masih menunggu pengiriman. Sementara Pertalite masih tersedia untuk melayani masyarakat.

Petugas juga memeriksa pembelian Bio Solar sebanyak 70 liter menggunakan dua jerigen pada Sabtu (31/10/2026). Hasilnya, pembelian tersebut dilengkapi surat rekomendasi resmi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep untuk kebutuhan kelompok tani.

Sementara di SPBU Gedungan, petugas menemukan pembelian BBM menggunakan jerigen masing-masing sebanyak 180 liter Bio Solar dan 162 liter Pertalite. Pembelian tersebut juga dilengkapi surat rekomendasi yang masih berlaku.

Kapolresta Sumenep melalui Kasat Reskrim Kompol Bambang Tri Sutrisno mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan kepolisian terhadap penyaluran BBM bersubsidi.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan di kedua SPBU, petugas tidak menemukan antrean panjang maupun pembelian BBM menggunakan jerigen tanpa dokumen rekomendasi dalam transaksi yang diperiksa.

Petugas juga mengingatkan pengawas dan operator SPBU agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan setiap pembelian BBM subsidi memenuhi persyaratan.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak menggunakan telepon seluler saat pengisian BBM karena berpotensi menimbulkan bahaya.

Bambang menegaskan, pengawasan terhadap SPBU di wilayah Sumenep akan terus dilakukan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan.

“Dengan pengawasan ini, kami berharap penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran dan ketersediaannya bisa dirasakan masyarakat yang berhak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *