Breaking News

Diduga Dipengaruhi Alkohol, Pengendara Motor Tabrak Pembatas Jalan di Trunojoyo Pamekasan

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Kecelakaan tunggal terjadi di wilayah Kabupaten Pamekasan. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah diduga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan di Jalan Trunojoyo, tepatnya di depan Centra Moda Textil, Kamis malam (07/05/2026).

Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Tim PCC 119 Pamekasan usai menerima laporan dari warga sekitar pada pukul 23.17 WIB. Petugas operator PCC 119 menerima informasi dari seorang warga bernama Ahmad Sulaiman terkait adanya pengendara yang terjatuh di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, tim PSC 119 bergerak menuju lokasi dan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 23.22 WIB untuk memberikan penanganan medis darurat.

Korban diketahui Berinisial FZ (45), warga Jalan Masegit, Pamekasan. Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban mengalami sejumlah luka lecet ringan di bagian pipi kiri, lutut kanan, serta dada bagian tengah.

Baca Juga:  Nelayan di Pademawu Ditemukan Meninggal di Muara Sungai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dilakukan asesmen, kondisi umum korban masih stabil. Namun korban tercium bau alkohol, tampak mengantuk, dan berbicara kurang jelas,” ujar petugas PSC 119 di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat korban melaju seorang diri dari arah selatan. Korban diduga hilang kendali hingga sepeda motornya menghantam pembatas jalan.

“Korban diketahui tidak menggunakan helm saat berkendara dan sebelumnya diduga telah mengonsumsi minuman keras,” imbuh petugas.

Baca Juga:  Motor Kontra Dump Truck di Proppo, Dua Pelajar Jadi Korban

Hasil pemeriksaan tanda vital menunjukkan tekanan darah korban berada di angka 130/80 mmHg, denyut nadi 86 kali per menit, suhu tubuh 36,4 derajat Celsius, frekuensi napas 20 kali per menit, serta saturasi oksigen 98 persen. Tingkat kesadaran korban tercatat pada GCS 3-4-5.

Di lokasi kejadian, tim PSC 119 memberikan penanganan awal berupa pemeriksaan kondisi vital, pembersihan luka ringan, serta edukasi kepada keluarga korban agar menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Namun demikian, pihak keluarga memilih menolak rujukan medis tersebut.

“Kami tetap memberikan edukasi kepada keluarga terkait penanganan cedera ringan dan menyarankan korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan apabila kondisi kesadaran tidak membaik setelah pengaruh alkohol berkurang,” terang petugas PSC 119.

Baca Juga:  Senggolan Saat Belok, Laka di Pamekasan Renggut Satu Nyawa

Penanganan di lapangan dilakukan oleh petugas PSC 119 Pamekasan, Irfan dan Wulan, dengan bantuan warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi.

PSC 119 Pamekasan juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan berkendara, termasuk menggunakan helm dan menghindari konsumsi minuman keras sebelum mengemudi.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Hindari berkendara dalam kondisi tidak fit ataupun di bawah pengaruh alkohol,” tegasnya.

PSC 119 Pamekasan sendiri siaga memberikan pelayanan kegawatdaruratan medis selama 24 jam. Masyarakat diimbau segera menghubungi layanan tersebut apabila menemukan kejadian darurat seperti kecelakaan lalu lintas, sesak napas, kebakaran, bencana alam, maupun kondisi medis darurat lainnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pengemudi minibus yang diduga kabur usai kecelakaan di Pamekasan berhasil diamankan
Diduga Berawal dari Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Dilalap Api
Warga Lobuk Geger, Lansia 80 Tahun Ditemukan Meninggal di Samping Sepeda Motor
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Dua Pemotor Tewas Usai Tabrakan Keras di Pamekasan, Diduga Gagal Antisipasi Kendaraan dari Arah Berlawanan
Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep
Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Meninggal
Korban Laka Laut di Pulau Mandangin Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Pencarian

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:29 WIB

Pengemudi minibus yang diduga kabur usai kecelakaan di Pamekasan berhasil diamankan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:33 WIB

Diduga Berawal dari Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Dilalap Api

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:57 WIB

Warga Lobuk Geger, Lansia 80 Tahun Ditemukan Meninggal di Samping Sepeda Motor

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:51 WIB

Dua Pemotor Tewas Usai Tabrakan Keras di Pamekasan, Diduga Gagal Antisipasi Kendaraan dari Arah Berlawanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:30 WIB

Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:40 WIB

Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Meninggal

Senin, 18 Mei 2026 - 14:19 WIB

Korban Laka Laut di Pulau Mandangin Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Pencarian

Berita Terbaru