KANALMADURA.COM, SUMENEP — Kantor SAR Surabaya mengerahkan tim penyelamat setelah kapal penumpang KMP Mutiara Santosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar dilaporkan terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (02/08/2028) pagi.
Saat kejadian, kapal diketahui mengangkut sekitar 250 orang di dalamnya.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., mengatakan informasi awal diterima petugas siaga dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB mengenai adanya kapal yang terbakar di perairan utara Madura.
“Selang satu menit kemudian, tepatnya pukul 08.25 WIB, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran menghubungi petugas siaga Kantor SAR Surabaya dan menginformasikan bahwa KMP Mutiara Santosa 2 yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar mengalami kebakaran dengan jumlah orang di atas kapal (POB) sekitar 250 orang,” kata Nanang dalN siaran persnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima perusahaan pelayaran dari nahkoda, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di kawasan perairan utara Madura. Setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan nahkoda terputus dan tidak dapat dilakukan kembali.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memastikan posisi terakhir kapal sekaligus mempercepat proses evakuasi.
Pada pukul 08.30 WIB, SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak. Selanjutnya pukul 09.00 WIB, Pos SAR Sumenep berkomunikasi dengan SROP Kalianget untuk memperoleh perkembangan situasi di lapangan.
“Hasil komunikasi dengan kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB menyebutkan posisi KMP Mutiara Santosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Kondisi kapal dilaporkan hampir terbakar habis, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal,” ujar Nanang.
Namun, Kapal Meratus Project 3 tidak dapat mendekati lokasi karena sedang mengangkut muatan bahan yang mudah terbakar. Proses evakuasi kemudian diambil alih oleh kapal tunda TB Hasnur 26 yang bergerak mendekati kapal untuk menyelamatkan seluruh penumpang.
Pada pukul 09.55 WIB, KN SAR 249 Permadi bersama personel Kantor SAR Surabaya mulai melakukan persiapan keberangkatan menuju lokasi kejadian. Empat menit kemudian, TB Hasnur 26 dilaporkan mulai mengevakuasi penumpang.
Sementara itu, Pos SAR Sumenep juga mengerahkan RIB 01 Sumenep menuju lokasi kebakaran pada pukul 10.00 WIB untuk memperkuat operasi penyelamatan.
Perkembangan selanjutnya pada pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan kapal British Mentor. Sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi dan membantu proses penyelamatan.
Di sisi lain, KN SAR 249 Permadi terus bergerak menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam.
Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep, KN SAR 249 Permadi, Syahbandar Surabaya, VTS Surabaya, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, Kapal Meratus Project 3, serta TB Hasnur 26.





















