KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Kabupaten Pamekasan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pameran Nasional (Pamnas) Bonsai yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI). Acara bergengsi ini digelar sekaligus dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496.
Ketua Panitia Pelaksana Pamnas Bonsai Pamekasan, Firdaus Andriansyah, menyampaikan bahwa pameran yang berlangsung mulai 28 September hingga 6 Oktober 2026 ini diikuti oleh sekitar 625 peserta. Para peserta datang dari berbagai wilayah, mulai dari daerah Jawa Timur (seutamanya Madura, Lamongan, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso), Bali, hingga Jakarta, Tangerang, Semarang, dan Jawa Barat.
“Ada beberapa kelas kompetisi yang dilombakan, mulai dari kelas Prospek (Bahan), Pratama, Madya, Utama, hingga kelas tertinggi yaitu Kelas Bintang,” ujar Firdaus. Ia menambahkan bahwa ajang ini mengukir sejarah tersendiri karena menjadi kali pertama penyelenggaraan Kelas Bintang di wilayah Madura.
Mengusung tema “Madura Menantang Para Bintang”, ajang ini menjadi ajang pembuktian antusiasme masyarakat dan geliat para pecinta bonsai yang terus meningkat pesat di Kabupaten Pamekasan. Pohon-pohon unggulan khas wilayah timur seperti Santigi, Sancang, dan Serut turut menjadi daya tarik utama pameran kali ini.
Sementara itu,Wakil Ketua Umum PPBI Pusat, Nana Suryana menegaskan bahwa pameran nasional ini tidak hanya sekadar wadah untuk berkarya seni dan bersilaturahmi antarpenghobi, tetapi juga membawa multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah mendorong geliat UMKM, sektor perhotelan/penginapan, hingga kuliner di Pamekasan.
Selain itu, kawasan Madura dikenal memiliki potensi pembudidayaan tanaman bonsai yang sangat potensial.
Melalui kegiatan Pamnas ini, diharapkan pula seni bonsai tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja, namun dapat ditularkan sebagai keterampilan produktif dan ekonomi kreatif bagi generasi muda di Kabupaten Pamekasan.












