Breaking News

Bupati Pamekasan Akui Perubahan Rencana Kedatangan Valen

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para penggemar Valen, terkait dinamika rencana kedatangan sang artis ke Bumi Gerbang Salam.

Bupati mengungkapkan bahwa terdapat perubahan rencana dari pihak keluarga Valen. Pihak keluarga menyatakan keinginan untuk menarik diri dari skema yang sebelumnya telah disusun oleh panitia bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan Maut di Pamekasan Ditangkap Setelah Kabur ke Bali

“Ada rencana dari keluarga Valen katanya menarik diri dari perencanaan yang direncanakan oleh panitia yang dibentuk Pemkab. Sehingga (rencana awal) akan digagalkan dan mereka akan mencari sponsor yang lain,” ujar KH Kholilurrahman.

Bupati menekankan bahwa setiap kegiatan kesenian di Pamekasan harus berjalan selaras dengan etika dan norma yang berlaku. Beliau berkomitmen untuk membangun komunikasi yang intens dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk Forkopimda, para ulama, dan pihak pesantren.

Baca Juga:  PWI Pamekasan Bahas Polemik UHC Lewat FGD, Dorong Keberimbangan Informasi dan Advokasi Publik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berencana untuk melakukan kunjungan (sowan) guna memberikan penjelasan langsung kepada para tokoh agama.

“Saya harus sowan menghadap, menemui beberapa kelompok tadi. Harus sowan ke pesantren, ke ulama, minimal menjelaskan kepada mereka bahwa ini satu kebutuhan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dua Sektor Pajak Andalan Pamekasan Tembus Target PAD 2025

Meski menghadapi tantangan, Bupati menegaskan bahwa Pemkab tidak akan menyerah dalam upaya menghidupkan kesenian di Pamekasan, selama kesenian tersebut tetap terjaga etikanya.

“Kita mengawal kesenian, tentu kesenian yang beretika. Daripada kita tidak mengatur kesenian kemudian kesenian dikawal oleh orang lain, itu akan lebih fatal,” tegas Bupati.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru