KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Terbaru, Lapas Pamekasan sukses mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, mulai dari panen buah semangka premium hingga pengelolaan kandang ayam petelur skala besar.
Pengembangan inovasi kegiatan ini berangkat dari refleksi mendalam mengenai arah dan tujuan pembinaan. Pembina kegiatan, Bani, mengungkapkan bahwa ide dasar inovasi ini muncul dari diskusi bersama rekan-rekan media beberapa bulan lalu.
“Kurang lebih dua bulan lalu kita adakan pertemuan di sini bersama sahabat-sahabat media dengan tema ‘Ke Mana Kita Akan Pergi’. Tema itu sebenarnya refleksi untuk diri saya sendiri. Dari situ lahir dorongan untuk membuat usaha produktif seperti peternakan ayam petelur ini,” ujar Bani.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil). Dalam keterangannya saat meninjau langsung lokasi panen semangka premium, Kakanwil menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi dan dukungan berbagai pihak.
“Hari ini kita melihat langsung hasil kegiatan warga binaan, salah satunya petik buah semangka premium. Selain pertanian, sektor peternakan dan perikanan di Lapas Pamekasan juga berjalan sangat maksimal,” ungkap Kakanwil Kusnali
Kusnali kakanwil menambahkan, saat ini Lapas Pamekasan telah memiliki fasilitas kandang ayam petelur dengan kapasitas mencapai 3.500 ekor. Hasil produksi dari peternakan ini nantinya akan didistribusikan untuk mendukung berbagai program kegiatan lainnya.
“Tentu ini berkat support dan dukungan luar biasa dari berbagai pihak. Ke depan, hasil produksi ayam petelur ini akan mengambil bagian dalam mendukung berbagai program keberlanjutan yang dilaksanakan di sini,” pungkasnya.
Melalui program pembinaan berbasis keterampilan ini, diharapkan para warga binaan memiliki bekal keahlian yang nyata dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.










