PAMEKASAN – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam yang terdiri dari Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), Aliansi Ulama Madura (AUMA), dan Front Persaudaraan Islam (FPI), bersama dengan ormas GRIP, menggelar aksi simpatik di Kabupaten Pamekasan. Aksi ini dilakukan dalam bentuk penyampaian tausiah dan dakwah ke beberapa lokasi yang ditengarai menjadi tempat aktivitas Penyakit Masyarakat (Pekat).
Ketua dari Renk Bungkalatan, Lora Azis, menjelaskan bahwa gerakan gabungan ini murni bertujuan untuk syiar dan memberikan imbauan secara damai.
“Tujuan utama kami dari beberapa ormas, di antaranya Muhammadiyah, Persis, Ulama Madura, dan Persaudaraan Islam, bergerak dalam rangka tausiah dan dakwah. Kami menyampaikan imbauan ke beberapa tempat yang selama ini ditengarai ada kegiatan penyakit masyarakat, seperti prostitusi, miras, dan lain sebagainya,” ujar Lora Azis.
Dalam aksi tersebut, ada empat lokasi utama yang menjadi sasaran penyampaian dakwah dan imbauan, yaitu: Kawasan Moga Jaya,Purnama,Mahera,Hotel Putri
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak ormas menegaskan bahwa pergerakan mereka didasari oleh laporan dan informasi awal dari masyarakat. Kendati demikian, mereka berkomitmen untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri atau penyelidikan sepihak.
“Kami menerima informasi bahwa ada beberapa titik yang memang tetap mengadakan kegiatan penyakit masyarakat berupa praktik miras dan prostitusi. Namun, ranahnya bukan kami untuk menyelidiki. Kami hanya mendengar info, lalu kami teruskan dan laporkan kepada aparat yang berwenang,” tegasnya.
Menanggapi aksi tersebut, Kapolsek Kota Pamekasan, Heri Siswanto, yang mendampingi jalannya kegiatan menyatakan dukungannya terhadap ketertiban wilayah. Sebagai langkah tindak lanjut, pihak kepolisian berencana untuk memanggil para pemilik usaha hiburan malam dalam waktu dekat.
“Saya selaku Kapolsek Kota baru menjabat kurang lebih dua minggu. Terkait kegiatan siang ini, kami melakukan pendampingan. Kedepannya, kami berencana untuk mengundang para pemilik kafe yang ada di Pamekasan,” pungkasnya.


