Breaking News

Kapolda Jatim Silaturahmi ke Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen: Perkuat Sinergi Ulama dan Aparat Jaga Kondusivitas Madura

Kamis, 6 November 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan menyelimuti kunjungan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (6/11/2025).

Kedatangan Kapolda Jatim disambut hangat oleh pengasuh pondok, RKH. Mudatstsir Badrudin, bersama jajaran kiai se-Madura yang turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi antara ulama dan aparat keamanan dalam upaya mempererat sinergi menjaga kedamaian dan stabilitas di Pulau Garam.

Turut hadir Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, yang mendampingi langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya mencerminkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kolaborasi antara ulama dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan suasana yang aman, damai, serta religius di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pantau Kesiapan Nataru 2025/2026, Kabasarnas dan Gubernur Jatim Tinjau Jalur Tol hingga Selat Bali dari Udara

Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan para ulama sebagai fondasi kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Silaturahmi antara Polri dan ulama merupakan sarana memperkuat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Keberadaan ulama dan tokoh pesantren adalah pilar penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan harmonis,” ujar Sukriyanto.

Ia juga menambahkan bahwa peran para kiai dan tokoh agama selama ini sangat signifikan dalam menanamkan nilai-nilai persatuan dan keislaman di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Penertiban Balap Liar di Pamekasan, Polisi Amankan 22 Sepeda Motor dalam Dua Hari

“Kehadiran para kiai dan tokoh agama sangat berarti dalam menjaga persatuan serta menciptakan Madura yang aman dan religius,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menekankan bahwa hubungan harmonis antara ulama dan umara merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Ulama adalah penerang umat, sedangkan umara menjaga ketertiban. Sinergi keduanya menjadi kunci terciptanya keamanan dan kesejahteraan,” tutur Kapolda di hadapan para kiai dan santri.

Tak hanya menjalin silaturahmi, Irjen Nanang juga mendorong dunia pesantren untuk terus berinovasi, terutama dalam bidang ekonomi kreatif. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan pencetak generasi muda yang tangguh, cerdas, serta mandiri secara ekonomi.

Baca Juga:  Polsek Lenteng Bekuk Spesialis Pencuri Uang di Toko, Kerugian Korban Capai Rp12,3 Juta

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi umat. Generasi pesantren harus siap bersaing dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.

Kunjungan Kapolda Jatim ke Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen ini menjadi simbol nyata sinergi antara ulama dan aparat keamanan dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan sosial di Madura. Momentum tersebut juga mempertegas komitmen bersama untuk terus menguatkan ukhuwah islamiyah demi mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru