KANALMADURA.COM, SUMENEP — Kebiasaan menabung sejak usia dini mulai ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) Posko 3 melalui cara kreatif dan menyenangkan di RA Al Ghazali, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Melalui program edukasi “Gemar Menabung”, mahasiswa KKN mengajak 60 siswa RA Al Ghazali belajar mengenal pentingnya menyisihkan uang sekaligus mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan mewarnai dan menghias celengan, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar memberikan pemahaman secara lisan, tetapi juga mengajak anak-anak terlibat langsung dalam proses membuat celengan yang mereka gunakan sendiri.
Mahasiswa KKN membagikan celengan kepada para siswa. Celengan tersebut kemudian dihias menggunakan hasil kreasi mewarnai anak-anak, sehingga setiap peserta memiliki celengan dengan tampilan yang dibuat berdasarkan kreativitas masing-masing.
Konsep kegiatan juga disesuaikan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) RA Al Ghazali. Dengan demikian, edukasi menabung dapat berjalan beriringan dengan proses pembelajaran yang telah diterapkan di lembaga pendidikan tersebut.
Ketua KKN UA Posko 3, Haninah Hasni, mengatakan program tersebut dirancang untuk mengenalkan kebiasaan menabung kepada anak-anak melalui aktivitas yang dekat dengan dunia mereka, yakni bermain dan berkarya.
“Melalui program ini, kami berharap anak-anak mulai terbiasa menyisihkan uang saku ke dalam celengan yang mereka hias sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat melatih anak-anak untuk hidup hemat sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menabung sejak usia dini.
“Anak-anak tidak hanya belajar tentang menabung, tetapi juga belajar berkreasi melalui kegiatan mewarnai dan menghias celengan,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti tahapan kegiatan mulai dari edukasi tentang pentingnya menabung, menerima celengan, hingga mewarnai dan menghiasnya.
Guru pendamping kelas A2, Kinanah, menyambut positif kegiatan yang digagas mahasiswa KKN tersebut. Menurut dia, siswa terlihat senang karena mendapatkan pengalaman baru sekaligus membawa pulang celengan hasil kegiatan.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti pembuatannya. Mereka juga senang karena mendapatkan celengan secara langsung,” katanya.
Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mendorong anak-anak agar lebih mengenal dan menyukai aktivitas menabung.
Hal senada disampaikan guru pendamping kelas B, Fika Amalia Nafila. Ia menilai program “Gemar Menabung” memberikan motivasi tambahan bagi siswa untuk mulai membangun kebiasaan menyisihkan uang.
Sementara itu, guru pendamping kelas A1, Qismatun Nafi’ah, menilai aspek kreativitas menjadi salah satu keunggulan program tersebut.
Ia mengatakan sebagian anak sebenarnya sudah memiliki celengan di rumah. Namun, celengan yang dibuat dalam kegiatan KKN memiliki pengalaman berbeda karena dihias sendiri oleh anak-anak.
“Banyak anak yang sudah memiliki celengan di rumah. Tetapi yang ini berbeda karena mereka berkreasi sendiri. Kalau di rumah, celengannya biasanya hasil membeli atau sudah jadi,” katanya.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat dukungan dari para guru dan wali siswa. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kebiasaan baik yang diperkenalkan melalui kegiatan KKN dapat terus diterapkan anak-anak setelah kegiatan berakhir.
Melalui program “Gemar Menabung”, mahasiswa KKN UA Posko 3 berharap kegiatan sederhana melalui celengan dan kreativitas itu dapat menjadi langkah awal dalam membangun karakter hemat serta kebiasaan menabung pada anak-anak RA Al Ghazali sejak usia dini.












