KANALMADURA.COM, SUMENEP – Malam inagurasi MAKESTA 1000 Santri di Pondok Pesantren Raudlah Najiyah, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan loyalitas kader pelajar Nahdlatul Ulama (NU), Kamis malam (15/10/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan pondok pesantren tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi untuk mengenalkan nilai-nilai organisasi sekaligus menumbuhkan semangat berkhidmat melalui Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan MAKESTA, penyampaian materi oleh sejumlah narasumber, Istighasah Hari Santri, hingga penutupan yang dilanjutkan dengan malam inagurasi dan pembaiatan peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan dikawal langsung oleh tim instruktur Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sumenep untuk memastikan proses kaderisasi berjalan dengan baik dan memberikan pemahaman organisasi kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Moh. Ainul Yaqin, S.Pd., menekankan pentingnya membangun perjuangan melalui kebersamaan. Menurutnya, keberlangsungan organisasi tidak bisa hanya bergantung pada satu orang, tetapi membutuhkan solidaritas dan komitmen seluruh kader.
“Berjuanglah bersama-sama, karena perjuangan yang sepihak hanya akan melahirkan air mata,” tegas Moh. Ainul Yaqin.
Ia menegaskan bahwa loyalitas kader tidak cukup diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan keterlibatan aktif, tanggung jawab, serta kesediaan untuk saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.
Selain kegiatan kaderisasi, rangkaian Istighasah Hari Santri juga dihadiri kader dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Zona Barat, di antaranya PAC IPNU Ganding dan PAC IPNU Pragaan.
Kehadiran para kader tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan antarpimpinan dalam menjalankan perjuangan organisasi.
Melalui MAKESTA 1000 Santri, para peserta diharapkan tidak hanya memahami dasar-dasar keorganisasian, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjaga nilai perjuangan, meningkatkan solidaritas, dan berkontribusi aktif dalam kegiatan IPNU.
Kaderisasi ini menjadi langkah awal untuk membentuk generasi pelajar yang memiliki pemahaman organisasi, tanggung jawab, serta semangat meneruskan perjuangan Nahdlatul Ulama melalui IPNU.












