PAMEKASAN – Sejumlah massa aksi Formatur (Forum Mahasiswa Pantura) menggelar aksi di depan Pemkab Pamekasan untuk menuntut kepastian rotasi dan pengisian kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab, Rabu (8/7/2027).
Sebelumnya massa juga telah melakukan audiensi yang mengundang Ketua DPRD, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.
Korlap aksi, , mengatakan dari hasil pertemuan dengan Sekda selaku Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan, pihaknya dijanjikan persoalan rotasi jabatan akan dimaksimalkan dan dituntaskan di bulan Juli ini.
“Namun saat kami sampaikan langsung ke Bupati, beliau menyampaikan tidak bisa dilakukan secara serentak atau kolektif. Harus dilakukan secara berkala atau parsial. Alasannya kalau kolektif bisa makan waktu kurang lebih 4 bulan,” ujar Hendra Korlap Aksi.
Dalam aksinya, massa juga menyoroti surat yang diajukan Pemkab ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Menurut Asi, Bupati belum bisa menunjukkan surat tersebut kepada massa.
“Logika kami, ketika rotasi dilakukan secara berskala tidak serentak, muncul kecurigaan. Oh ini ada apa, ada indikasi permainan. Apalagi sebelumnya sudah ada isu dugaan jual beli jabatan,” ungkapnya.
Menanggapi aksi tersebut, Bupati Pamekasan mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan penuh etika.
“Alhamdulillah tidak ada tindakan anarkisme. Ucapannya bagus, karena apa yang dikatakan akan didengar anak-anak kita,” Ujar Kholilurrahman Bupati Pamekasan.
Ia memastikan pada bulan Juli hingga Agustus 2025 akan ada pelantikan, namun dengan skema parsial.
“Kami sudah berkeputusan, nanti akan ada pelantikan tapi bukan kolektif. Pelantikannya parsial. Kenapa? Kalau kolektif sekian ratus kursi diisi semua, nanti saling tunggu karena yang pensiun bersusulan. Satu dicopot, yang lain harus bergerak. Itu makan waktu,” Ujarnya
Bupati menyebut jumlah pejabat yang akan dilantik secara parsial sekitar 34 hingga maksimal 50 orang. Prosesnya ditargetkan selesai sampai pertengahan hingga akhir Agustus.
“Saya tidak tahu mereka datang karena ada demo atau tidak. Karena sendirian pun saya berani. Tapi saya sampaikan terima kasih kepada kawan-kawan yang peduli,” Ujarnya.


