KANALMADURA.COM,PAMEKASAN – Para relawan program MBG di Pamekasan menyampaikan kegelisahan. Mereka bergerak karena khawatir program MBG akan dihapus dan menu yang disajikan belum optimal.
Aksi itu diikuti sekitar 6.700 orang. Mayoritas dari relawan SPP dan sebagian kelompok tani, Rabu 1/7/2026.
Korlap Aksi Herul Kalam mengatakan gerakan murni dari relawan. Tidak ada yang dibayar dan tidak ada fasilitas dari mitra.
“Kami khawatir dengan framing negatif. Masyarakat awam mendengar MBG akan disetop dan relawan jadi pengangguran,” ujar Herul.
Ia juga menyoroti koordinasi. Menurutnya Korwil MBG dinilai tidak punya kompetensi. Sehingga relawan tidak diundang dalam pembahasan.
Herul menyebut jumlah dapur MBG di Pamekasan sudah 128. Namun ada kabar kebijakan baru soal pembatasan yang belum jelas.
Menanggapi aksi itu, Wabup Pamekasan H. Sukriyanto merespons. Ia hadir sebagai Ketua Satgas Kabupaten Pamekasan.
“Kami pemerintah siap mendukung program MBG. Tapi agar tidak saling mengecewakan, pelayanan dan menu harus diperbaiki,” kata Sukriyanto.
Ia minta jika ada kelalaian berulang, itu bukan lagi lalai. “Kalau beberapa kali terulang dan tidak dilaporkan, itu sengaja,” tegasnya.
Soal kabar pengurangan, Sukriyanto menolak. “Kalau jadi 6 dapur tiap kecamatan, kasihan relawan. Kami kurang menyetujui ada pengurangan,” ujarnya.
Wabup juga sudah koordinasi dengan Korwil Mas Haryanto. Ia minta perizinan dan kebutuhan lain segera disampaikan ke para mitra di bawah.
Penulis : Redaksi


