Breaking News

Polres Bangkalan Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025, Tekankan Integritas dan Penurunan Fatalitas Kecelakaan

Senin, 17 November 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, BANGKALAN, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K. memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan, Senin pagi (17/11/2025).

Apel ini sekaligus menjadi penanda dimulainya operasi tahunan yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran forum komunikasi dan lintas instansi, mulai dari Waka Polres Bangkalan, Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel Sub Denpom V/4-4, Kogartab 0829, Kodim 0829, Lanal Batuporon, Dishub Provinsi dan Kabupaten Bangkalan, Satpol PP, hingga perwakilan instansi pendukung lainnya.

Dalam amanat yang dibacakan Kapolres, AKBP Hendro mengutip penekanan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. bahwa Jawa Timur termasuk wilayah dengan mobilitas kendaraan tertinggi kedua di Indonesia sehingga diperlukan langkah-langkah penegakan yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Sugianto Ditemukan Tim SAR Gabungan Usai Tenggelam di Sungai Jagir 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi Zebra Semeru 2025 mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan represif secara proporsional. Tujuannya bukan sekadar menindak, tetapi menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban, terutama yang berujung kematian,” ujar AKBP Hendro.

Polres Bangkalan menetapkan delapan sasaran utama pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, yaitu:

1. Pengendara motor tidak memakai helm SNI dan pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman.

2. Menggunakan ponsel saat berkendara.

3. Melawan arus.

Baca Juga:  Pastikan Ibadah Paskah Aman, Sat Samapta Polres Pamekasan Sterilisasi Sejumlah Gereja

4. Pengendara di bawah umur.

5. Melebihi batas kecepatan.

6. Berkendara dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak laik jalan.

7. Pelanggaran over dimension and over load (ODOL).

8. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.

AKBP Hendro menegaskan bahwa seluruh personel diminta menjunjung tinggi integritas selama operasi berlangsung.

“Kami mengharapkan anggota bekerja profesional, mengedepankan komunikasi yang santun dan persuasif. Penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas namun humanis. Tidak ada ruang bagi pungli, arogansi, atau tindakan yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.

Berdasarkan data Satlantas Polres Bangkalan, tren kecelakaan pada 2025 menunjukkan penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Namun, beberapa aspek masih perlu mendapat perhatian, seperti korban luka ringan yang naik 4% dibanding 2024 (413 kasus menjadi 429 kasus).

Baca Juga:  Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Berlalulintas, Polres Pamekasan konsisten laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari

“Melalui Operasi Zebra, kami berupaya menekan berbagai bentuk pelanggaran dan risiko kecelakaan. Harapannya, angka fatalitas bisa terus turun dan masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas,” ujar AKBP Hendro.

Selain fokus pada penertiban, Operasi Zebra Semeru 2025 juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri, termasuk layanan SIM, STNK, BPKB, serta pemanfaatan digitalisasi untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Operasi ini diharapkan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya serta menciptakan situasi Kamtibcarlantas yang lebih tertib dan aman di wilayah Bangkalan.

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru