Breaking News

Remaja di Kedungdung Meninggal Tersambar Petir Saat Hujan Deras

Rabu, 5 November 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM , SAMPANG– Seorang remaja di Kabupaten Sampang meninggal dunia setelah tersambar petir pada Rabu sore (5/11/2025). Peristiwa itu terjadi di Dusun Kacodur, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.

Korban diketahui bernama Firmansyah (15), warga setempat. Saat kejadian, hujan deras tengah mengguyur wilayah tersebut. Firmansyah bersama tiga saudaranya dan satu sepupunya berada di ruang tamu rumah, ketika tiba-tiba petir menyambar dan mengenai dirinya.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun di Sampang Meninggal Tenggelam di DAS Kali Kamoning

Menurut keterangan Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kejadian sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu hujan deras, lalu terdengar suara petir yang cukup keras. Setelah disambar, korban langsung tidak sadarkan diri,” jelas Hozin, Rabu malam (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Satlantas Pamekasan Perketat Jalur Kendaraan Besar, Pelanggar Siap Ditindak Tegas

Menerima laporan dari warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sampang bersama Forkopimcam Kedungdung langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lanjutan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan aparat setempat untuk penanganan awal. Laporan juga sudah kami teruskan ke pimpinan,” tambahnya.

Saat ini, jenazah korban sedang diurus oleh keluarga dan akan dimakamkan besok pagi, setelah orang tua korban yang masih di luar kota tiba di rumah duka.

Baca Juga:  Bocah 11 Tahun di Sampang Meninggal Tenggelam saat Memancing di Tambak Nila

Sementara itu, cuaca di wilayah Kabupaten Sampang dilaporkan masih gerimis dengan potensi hujan disertai petir di beberapa titik. BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga untuk tidak beraktivitas di area terbuka saat hujan disertai petir. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” tutup Hozin.

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru