Breaking News

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi membuka Pragaan Fair 2026 yang dirangkai dengan Parade Tong Tong Serek sebagai bagian dari Kalender Event Kabupaten Sumenep 2026 di Lapangan Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Minggu (26/7) malam.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan pemukulan gong oleh Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Joko Satrio, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Sumenep, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Pragaan.

Agenda tersebut dihadiri unsur Forkopimka, kepala desa se-Kecamatan Pragaan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas seni budaya, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Joko mengatakan penyelenggaraan Pragaan Fair merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah melalui sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta pelestarian budaya lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Camat Pragaan, Forkopimka, pemerintah desa, panitia, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan Pragaan Fair 2026. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kekuatan pembangunan daerah,” katanya.

Baca Juga:  PDIP Pamekasan Lantik Pengurus Baru, Targetkan Satu Kursi Tiap Dapil dan Rangkul Milenial

Menurut dia, Pragaan Fair bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun hiburan masyarakat, melainkan menjadi ruang promosi bagi produk unggulan desa sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.

“Melalui Pragaan Fair, pemerintah ingin membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang, memperkenalkan potensi desa, memperkuat ekonomi kreatif, sekaligus menjaga budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Joko menegaskan, keputusan memasukkan Parade Tong Tong Serek ke dalam Kalender Event Kabupaten Sumenep merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Pragaan.

“Parade Tong Tong Serek bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga simbol jati diri masyarakat. Tradisi ini memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan kreativitas yang harus terus dijaga sehingga layak menjadi agenda resmi dalam Kalender Event Kabupaten Sumenep,” katanya.

Baca Juga:  ABK Filipina MV Girolando Express Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan di Perairan Karang Jamuang

Ia berharap keberadaan agenda tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat promosi budaya daerah, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi magnet wisata budaya yang mampu menggerakkan sektor perdagangan, jasa, kuliner, hingga produk UMKM. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Joko juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama pelaksanaan kegiatan hingga penutupan pada 9 Agustus 2026.

“Kesuksesan sebuah event tidak hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari kemampuan kita bersama menjaga suasana yang aman, tertib, nyaman, dan bersih sehingga para pengunjung memperoleh kesan yang baik,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Joko secara resmi membuka Pragaan Fair dan Parade Tong Tong Serek Tahun 2026.

“Dengan memohon ridha Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pragaan Fair dan Parade Tong Tong Serek Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai, Tim SAR Temukan Jenazah Setelah Dua Hari Pencarian

Sementara itu, Camat Pragaan Indra Hernawan mengatakan Pragaan Fair digelar sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah melestarikan kesenian Tong Tong Serek, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM, serta mempromosikan produk unggulan dan potensi desa di Kecamatan Pragaan,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan paguyuban Tong Tong Serek, kelompok musik daul, grup banjari, paguyuban pencak silat, pemerintah desa se-Kecamatan Pragaan, pelaku UMKM, serta berbagai komunitas masyarakat.

Menurut Indra, penyelenggaraan Pragaan Fair 2026 mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, pemerintah desa, BUMDes, BUMN, BUMD, instansi pemerintah, dan sektor swasta.

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam menyukseskan Pragaan Fair. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang sebagai ikon budaya Kecamatan Pragaan sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata Kabupaten Sumenep,” katanya.

Berita Terkait

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru