Breaking News

Bocah 11 Tahun di Sampang Meninggal Tenggelam saat Memancing di Tambak Nila

Sabtu, 29 November 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SAMPANG – Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Dimas Alvian Rhamadhan, warga Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Sampang, meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah tambak ikan nila pada Sabtu (29/11/2025).

Mohammad Hozin, S.Sos., M.Si., Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang bilang, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 11.35 WIB ketika korban bersama sepupunya, Amir, pergi memancing di tambak yang berjarak tidak jauh dari rumah mereka. Tambak tersebut memiliki kedalaman diperkirakan mencapai tiga meter.

Baca Juga:  Diterjang Ombak, KM Mulya Karam di Perairan Camplong

Menurut keterangan Amir, sandal yang dikenakan korban tiba-tiba hanyut terbawa air. Korban kemudian berusaha mengambil sandal tersebut meski telah diingatkan agar tidak turun ke area yang dalam.

“Saksi sudah melarang karena lokasi itu cukup berbahaya. Namun korban tetap berusaha mengambil sandalnya hingga akhirnya tenggelam,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melihat korban tenggelam, Amir langsung meminta pertolongan warga sekitar. Tak lama kemudian, kakek korban, Safik, bersama warga setempat turun melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Camplong, Puluhan Atap Rumah dan Fasilitas Sekolah Rusak

Pihak warga dan anggota Polsek Sampang Kota segera membawa korban ke RSUD dr. Mohammad Zain menggunakan mobil patroli. Sesampainya di rumah sakit, korban sempat mendapat tindakan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.00 WIB.

BPBD Kabupaten Sampang menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 11.45 WIB.

Baca Juga:  Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Sampang, 450 KK Terimbas Genangan

Hozin mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di area berbahaya seperti sungai, tambak, maupun saluran air dalam.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami mengingatkan agar orang tua lebih mengawasi anak dalam aktivitas luar rumah, terutama di area dengan risiko tenggelam,” tambahnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans untuk prosesi pemakaman keluarga.

Berita Terkait

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar
BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan
Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan
Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia
Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk
Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:13 WIB

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:18 WIB

Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:42 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:35 WIB

Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:43 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:05 WIB

Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik

Senin, 19 Januari 2026 - 21:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terbaru