Breaking News

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Sampang, 450 KK Terimbas Genangan

Kamis, 6 November 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SAMPANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Sampang selama hampir tiga jam pada Rabu (5/11/2025) malam menyebabkan sejumlah daerah tergenang banjir. 

Air mulai meluap dari beberapa kecamatan seperti Robatal, Omben, Tambelangan, Karang Penang, dan Kedungdung sejak malam hingga dini hari.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah hulu memicu meluapnya aliran sungai di beberapa titik.

Baca Juga:  Nelayan Camplong Meninggal Dunia di Atas Kapal Saat Menarik Jaring

“Hujan deras selama sekitar tiga jam di wilayah utara seperti Kedungdung, Robatal, Karang Penang, Omben, dan Tambelangan membuat debit air meningkat. Air mulai meluap sekitar pukul 21.00 WIB di Omben dan disusul wilayah Tambelangan sekitar pukul 00.00 WIB,” terangnya, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang disampaikan, sejumlah titik di wilayah perkotaan mulai terendam banjir. Sementara ada sekitar 450 KK terdampak luapan sugai.

Baca Juga:  BPBD Sampang Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

“Luapan air sungai sudah masuk ke akses Jalan Imam Bonjol dan depan SMP Negeri 6 Sampang dengan ketinggian sekitar 5 sentimeter. Di kawasan Pemuda Baru genangan mencapai 10 sentimeter,” ujarnya.

Sementara itu, di beberapa desa ketinggian air bervariasi. Di Desa Prajjan air sudah mulai surut, sedangkan di Desa Pangilen genangan masih mencapai sekitar 30 sentimeter. Di Desa Banyumas air bahkan mencapai 70 sentimeter, dan di Desa Kemuning sekitar 40 sentimeter.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Camplong, Puluhan Atap Rumah dan Fasilitas Sekolah Rusak

Situasi terkini menunjukkan genangan di kawasan Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, masih cukup tinggi.

“Air di jalan raya Desa Prajan, Camplong, mencapai sekitar 70 hingga 80 sentimeter. Petugas masih terus memantau perkembangan di lapangan,” tambah Hozin.

BPBD Sampang bersama aparat gabungan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat potensi hujan masih tinggi di wilayah utara Sampang.

Berita Terkait

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar
BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan
Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan
Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia
Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk
Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:13 WIB

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:18 WIB

Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:42 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:35 WIB

Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:43 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:05 WIB

Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik

Senin, 19 Januari 2026 - 21:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terbaru

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Perairan Selat Madura

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:24 WIB