Breaking News

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalMadura.com,SUMENEP – Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di jalan desa yang berada di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama SA’OM (80), seorang petani asal Dusun Aeng Nyior, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H. mengatakan, penemuan korban bermula ketika usai melaksanakan shalat Ashar, korban berangkat menuju ladangnya untuk mengambil kayu. Dalam perjalanan, korban sempat disapa oleh seorang warga bernama Akwar yang mengajaknya singgah ke rumahnya. Namun korban menyampaikan sedang terburu-buru dan melanjutkan perjalanan menuju ladang.

Baca Juga:  Jejak kekerasan di Lenteng terungkap Polres Sumenep tangkap pelaku di Kabupaten Sampang

Tidak lama kemudian, saksi Mujahriyanto yang sedang mencari rumput melihat seorang pria dalam kondisi roboh di jalan aspal di samping sepeda motornya. Karena tidak mengenali korban, saksi kemudian memanggil Sudirman untuk memastikan identitas orang tersebut. Setelah dicek, diketahui bahwa pria tersebut adalah SA’OM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui kejadian tersebut, warga kemudian melaporkan kepada Kepala Desa Lobuk yang selanjutnya menghubungi Polsek Bluto dan pihak Puskesmas. Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Baca Juga:  Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, korban kemudian dievakuasi bersama warga ke rumah saudara kandungnya, Rusniah. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma atau sesak napas.

Kapolsek Bluto bersama anggota yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab meninggalnya korban.

Baca Juga:  Evakuasi Darurat di Laut Utara Jawa, ABK Asal Myanmar Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meyakini bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah dan telah membuat pernyataan resmi.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit asma atau sesak napas. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujar Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif.

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud
Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Pengemudi minibus yang diduga kabur usai kecelakaan di Pamekasan berhasil diamankan
Diduga Berawal dari Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Dilalap Api
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:29 WIB

Pengemudi minibus yang diduga kabur usai kecelakaan di Pamekasan berhasil diamankan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:33 WIB

Diduga Berawal dari Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Dilalap Api

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Berita Terbaru