Breaking News

Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai, Tim SAR Temukan Jenazah Setelah Dua Hari Pencarian

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, JOMBANG – Kabar duka datang dari Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, Alfin, yang dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di sungai dekat rumahnya, akhirnya ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan, Rabu (29/10) sekitar pukul 10.45 WIB.

Lokasi penemuan jenazah berjarak sekitar 9,8 kilometer dari titik awal dugaan korban tenggelam.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Siagakan 220 Personel Amankan Rangkaian Paskah 2026

“Jenazah korban yang telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang untuk proses selanjutnya,” jelas Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini bermula pada Selasa (28/10) sore, saat Alfin dilaporkan hilang dari rumah ketika sang ibu sedang mandi. Pintu samping rumah yang terbuka mengarah langsung ke sungai membuat keluarga menduga bahwa bocah tersebut tercebur ke aliran sungai.

Baca Juga:  BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik untuk Keluarga Dua Santri Korban Tenggelam di Bukit Jaddih

Proses pencarian melibatkan koordinasi intens seluruh unsur terkait. Tim SAR dari Kantor SAR Surabaya, BPBD Jombang, Polres Jombang, Polsek Mojowarno, Koramil Mojowarno, Damkar, Banser, Semar, Gatana, forum PRB Mojokerto, aparat kelurahan, hingga masyarakat sekitar bahu-membahu melakukan pencarian sejak laporan diterima.

Baca Juga:  ABK Filipina Sakit di Kapal, Kantor SAR Surabaya Lakukan Evakuasi Medis di Perairan Karang Jamuang

Setelah jenazah Alfin ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan. “Kami turut berduka cita atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama dua hari pencarian. Semoga keluarga diberikan ketabahan,” ujar Nanang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan anak-anak, terutama di sekitar sumber air terbuka.

Berita Terkait

YBM PLN UP3 Madura Ringankan Akses Pendidikan Siswa Disabilitas di Pademawu
Korban Rudapaksa 7 Pria di Pulau Kangean Surati Bupati Sumenep
H. Her Tiba Usai Pemanggilan KPK, Tokoh dan Warga Gelar Istighosah
DPRD Sumenep Perketat Pengawasan Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 Miliar
Sinergi DPRD dan Pemkab, Prolegda Sumenep 2026 Resmi Disahkan
Satlantas Pamekasan Perketat Jalur Kendaraan Besar, Pelanggar Siap Ditindak Tegas
Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Berlalulintas, Polres Pamekasan konsisten laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari
Panpel Madura United Kecam Ulah Oknum Suporter, Tegaskan Sportivitas dan Minta Maaf ke Borneo FC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:57 WIB

YBM PLN UP3 Madura Ringankan Akses Pendidikan Siswa Disabilitas di Pademawu

Selasa, 14 April 2026 - 18:58 WIB

Korban Rudapaksa 7 Pria di Pulau Kangean Surati Bupati Sumenep

Minggu, 12 April 2026 - 20:06 WIB

H. Her Tiba Usai Pemanggilan KPK, Tokoh dan Warga Gelar Istighosah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:57 WIB

DPRD Sumenep Perketat Pengawasan Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 Miliar

Jumat, 10 April 2026 - 15:03 WIB

Sinergi DPRD dan Pemkab, Prolegda Sumenep 2026 Resmi Disahkan

Rabu, 8 April 2026 - 18:33 WIB

Satlantas Pamekasan Perketat Jalur Kendaraan Besar, Pelanggar Siap Ditindak Tegas

Rabu, 8 April 2026 - 11:11 WIB

Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Berlalulintas, Polres Pamekasan konsisten laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari

Senin, 6 April 2026 - 18:25 WIB

Panpel Madura United Kecam Ulah Oknum Suporter, Tegaskan Sportivitas dan Minta Maaf ke Borneo FC

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dorong Kemajuan Budaya, Pamekasan Siapkan Gedung Dewan Kesenian

Senin, 13 Apr 2026 - 17:38 WIB