KANALMADURA.COM, SUMENEP – Kecelakaan terjadi di wilayah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026) pagi. Sebuah mobil pick up warna hitam terperosok ke dalam jurang di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Pragaan, sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, pengemudi mobil dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Sujianto (60), warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Korban berprofesi sebagai wiraswasta dan diduga mengalami kecelakaan saat hendak mengambil batu di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut tersebut. Ia menjelaskan, mobil pick up bernomor polisi M-8401-AB ditemukan dalam kondisi terperosok ke jurang dengan korban berada di dalam kendaraan.
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, diduga kuat kecelakaan terjadi akibat rem kendaraan tidak berfungsi atau rem blong,” terang AKP Widiarti.
Menurutnya, peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu korban berpamitan kepada istrinya, Drusmiati, untuk pergi mengambil batu di Dusun Kembang, Desa Rombasan, dengan mengendarai mobil pick up hitam. Namun, sekitar pukul 08.30 WIB, menantu korban bernama Nawawi mendapat informasi dari perangkat Desa Rombasan bahwa korban mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
Mendapat kabar tersebut, Nawawi bersama Misratul Aini langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, mobil korban sudah berada di dasar jurang. Warga setempat kemudian bersama-sama membantu proses evakuasi korban dari dalam jurang.
“Korban dievakuasi oleh warga dan keluarga, kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan,” lanjut AKP Widiarti.
Pihak kepolisian menyebutkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain akibat kecelakaan lalu lintas tersebut. Saat ini, kasus kecelakaan tunggal itu telah ditangani aparat kepolisian dengan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan angkut, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan, guna menghindari kejadian serupa.
Penulis : Redaksi


