KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Mengakhiri kalender tahun 2025 dengan aksi kemanusiaan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura melaksanakan program intervensi kesehatan melalui penyaluran bantuan “Berbagi Gizi Gratis”.
Program ini menyasar para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ulum, Desa Teja Barat, Kabupaten Pamekasan, Rabu (31/12).
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen nyata para pegawai PLN (Muzaki) dalam mendukung kesejahteraan sosial, khususnya di sektor pendidikan keagamaan. Bantuan ini dirancang untuk memastikan kebutuhan nutrisi para santri tetap terpenuhi di tengah padatnya aktivitas belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Ponpes Nurul Ulum dikenal sebagai institusi pendidikan yang inklusif. Saat ini, terdapat 93 santri yang menimba ilmu di sana terdiri dari 45 santriwati dan 48 santriwan di mana seluruhnya tidak dipungut biaya pendidikan sepeser pun. Selain mendapatkan pendidikan formal dan program unggulan Tahfiz Al-Qur’an, pihak pesantren juga menjamin fasilitas makan gratis tiga kali sehari bagi seluruh santri.
Manager PLN UP3 Madura sekaligus Pembina YBM, Fahmi Fahresi, hadir langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada pengasuh Ponpes Nurul Ulum, KH. Ali Wafa. Kehadiran Fahmi didampingi oleh jajaran manajemen mulai dari Assistant Manager (Asman) Keuangan dan Umum, Jaringan, Perencanaan, Konstruksi, Transaksi Energi, hingga Niaga
Dalam sambutannya, Fahmi Fahresi mengungkapkan bahwa bantuan gizi ini adalah bentuk investasi spiritual dan sosial perusahaan terhadap generasi masa depan Madura.
“Para santri adalah aset bangsa. Dengan asupan gizi yang baik, kami berharap konsentrasi dan stamina mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an serta menuntut ilmu tetap prima. Ini adalah amanah dari zakat penghasilan karyawan PLN yang kami salurkan untuk kemaslahatan umat,” ujar Fahmi.
Pengasuh Ponpes Nurul Ulum, KH. Ali Wafa, menyambut hangat kedatangan rombongan manajemen PLN. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh instansi pelat merah tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan aktivitas di pesantren kami yang menggratiskan biaya bagi para santri. Semoga para muzaki PLN senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas melayani kelistrikan masyarakat,” ungkap KH. Ali Wafa.
Penutupan tahun ini menjadi momentum bagi YBM PLN UP3 Madura untuk merefleksikan bahwa keberhasilan operasional perusahaan harus berjalan selaras dengan kebermanfaatan sosial, demi mewujudkan energi yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menguatkan raga dan jiwa sesama.
Penulis : Redaksi


