Breaking News

Sebulan Lebih Ambruk, Pembangunan Jembatan Bringsang Masih Tanpa Kepastian

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalMadura.com,Sumenep — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep hingga kini belum memastikan jadwal pembangunan jembatan ambruk di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting. Kondisi tersebut menuai keluhan warga karena jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan empat desa di wilayah kepulauan.

Sejak jembatan ambruk pada Jumat (5/12/2025), aktivitas masyarakat setempat hanya mengandalkan jembatan darurat hasil swadaya warga. Jembatan sementara itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh yang jauh.

Salah seorang warga Desa Bringsang, Enggek, mengaku masyarakat hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah terkait pembangunan jembatan permanen.

Baca Juga:  Sembilan Pejabat Dimutasi, Pemkab Sumenep Fokus Perkuat Pelayanan Publik

“Sudah lebih dari sebulan belum ada kejelasan. Ini akses utama masyarakat, jadi warga terus mempertanyakan kapan jembatan ini dibangun,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kondisi jembatan darurat sangat rawan, terutama saat air laut pasang. Letak jembatan yang berada di dekat pesisir membuat badan jembatan kerap terendam air.

“Kalau air pasang, air laut sudah sampai ke badan jembatan. Setiap orang yang lewat harus ekstra hati-hati karena sangat berisiko,” katanya.

Sebelumnya, pada Senin (22/12/2025), Dinas PUTR Sumenep menyatakan pembangunan jembatan tersebut direncanakan mulai tahun 2026 dengan menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT). Namun hingga memasuki Januari 2026, belum ada kepastian waktu pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga:  Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep, Slamet Supriyadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan masih menunggu proses penganggaran.

“Untuk kepastiannya masih menunggu. Yang jelas di tahun 2026, karena anggarannya nanti baru masuk ke kami,” ujarnya.

Upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak Dinas PUTR Sumenep belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, pesan WhatsApp dan panggilan telepon yang dilakukan wartawan belum mendapat respons.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yazid, mengaku sebelumnya menerima informasi dari Dinas PUTR bahwa pembangunan jembatan direncanakan dimulai pada Januari 2026. Namun hingga kini belum terlihat realisasi di lapangan.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

“Jika sebelumnya disampaikan awal tahun ini, maka seharusnya segera direalisasikan. Ini menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan fasilitas umum yang layak,” tegasnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPRD Sumenep lainnya, Eka Bhagas Nur Ardiansyah. Ia memastikan DPRD akan terus mengawal proses pembangunan jembatan tersebut.

“Kami pasti mengawal. Dalam waktu dekat akan kami koordinasikan kembali untuk memastikan ada kejelasan dan perkembangan terbaru,” ujarnya.

Sebagai informasi, jembatan penghubung di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, amblas pada Jumat (5/12/2025) lalu dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen dari pemerintah daerah.

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan
IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman
Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:09 WIB

IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:50 WIB

Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:24 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:26 WIB

Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:07 WIB

Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

Berita Terbaru