Breaking News

BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Januari 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SIDOARJO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda hampir seluruh wilayah Jawa Timur pada periode 11 hingga 20 Januari 2026.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan, peningkatan intensitas hujan dan cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh sejumlah faktor atmosfer yang saat ini terpantau aktif di wilayah Jawa Timur. Salah satunya adalah menguatnya Monsun Asia yang membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Kunker Kapolres Pamekasan ke Polsek Jajaran: Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim

“Aktivitas gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintas di atas Jawa Timur turut mendorong pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Faktor lain yang memperparah kondisi cuaca adalah terbentuknya pola konvergensi angin, suhu muka laut yang relatif hangat di Selat Madura, serta peningkatan kecepatan angin yang terpantau mencapai hingga 28 knot,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG mencatat, hampir seluruh wilayah Jawa Timur masuk dalam zona waspada. Wilayah tersebut meliputi kawasan metropolitan seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang Raya. Daerah dengan topografi perbukitan dan pegunungan, seperti Banyuwangi, Kota Batu, Jember, Lumajang, dan Pacitan, juga berpotensi terdampak signifikan.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Sementara itu, sejumlah wilayah lain seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Bojonegoro, Tuban, serta daerah sekitarnya juga tidak luput dari ancaman cuaca ekstrem.

“Masyarakat yang berada di daerah dengan topografi curam, perbukitan, maupun daerah aliran sungai diharapkan lebih waspada terhadap potensi banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, serta kondisi jalan yang licin,” ujar Taufiq.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Gelar Apel Trantibum dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wujud Siaga Menghadapi Segala Kemungkinan

Ia menambahkan, saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan yang diprakirakan masih akan berlangsung hingga Februari 2026.

“Intensitas hujan diperkirakan masih cukup tinggi, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui kanal resmi, antara lain:

  • Website: stamet-juanda.bmkg.go.id
  • Radar Cuaca: stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/
  • Media Sosial: @infobmkgjuanda
  • Layanan WhatsApp: 0895-8003-00011

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan
IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman
Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:09 WIB

IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:50 WIB

Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:24 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:26 WIB

Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:07 WIB

Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

Berita Terbaru