Breaking News

Baru, Video Asusila Diduga Pelajar Kembali Beredar di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan sepasang pelajar di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Video berdurasi sekitar 4 menit 24 detik itu ramai diperbincangkan setelah viral di platform TikTok dengan tagar “Anyar Pole di PMK”.

Peristiwa ini terjadi tak lama setelah publik sebelumnya diguncang oleh beredarnya video serupa berdurasi 4 menit 27 detik yang diduga melibatkan seorang pelajar tingkat SMP asal Kecamatan Larangan.

Baca Juga:  Gara-Gara Ambil Jalur Kanan, Minibus Libas Motor dari Arah Berlawanan

Menanggapi beredarnya video terbaru tersebut, Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan bahwa video yang beredar diduga terjadi di wilayah hukum Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, betul. Diduga terjadi di wilayah Pamekasan,” ujar IPDA Evan saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Kecelakaan di Camplong, Truk Oleng dan Terguling Akibat Pengemudi Diduga Mengantuk

Ia menegaskan, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut.

“Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan. Nanti akan kami informasikan perkembangan selanjutnya,” tambahnya.

Berdasarkan penelusuran di sejumlah akun media sosial, video tersebut diduga melibatkan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA di salah satu sekolah di Pamekasan. Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas maupun latar belakang pemeran dalam video tersebut.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Penemuan Bayi Perempuan Terluka di Kolor, Ibu Kandung Masih Dirawat

Kasus ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang luas terhadap psikologis anak dan lingkungan pendidikan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan konten tersebut serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Semangat Kartini Menyala di Pesantren: YBM PLN UP3 Madura Salurkan Beasiswa untuk Santri Tahfidz
Polisi Intensifkan Pengawasan SPBU di Pamekasan, Antisipasi Penimbunan BBM
Optimisme Petani Tembakau Pamekasan Menguat di Awal Musim Tanam
RAPIMDA BEM Nusantara Jatim di UIN Madura Soroti Penguatan Industri Rokok Lokal dan Kesejahteraan Petani Tembakau
Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas
Polres Sumenep Perkuat Sinergi Antisipasi Isu BBM dan Kenaikan Harga Bahan Pokok
Gubernur Jatim Lepas Kloter Perdana Haji 2026 dari Surabaya
Cegah Kecurangan, Kapolres Sumenep Pantau Distribusi Minyakita di Pasar Anom

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:53 WIB

Semangat Kartini Menyala di Pesantren: YBM PLN UP3 Madura Salurkan Beasiswa untuk Santri Tahfidz

Senin, 27 April 2026 - 16:08 WIB

Polisi Intensifkan Pengawasan SPBU di Pamekasan, Antisipasi Penimbunan BBM

Minggu, 26 April 2026 - 08:51 WIB

Optimisme Petani Tembakau Pamekasan Menguat di Awal Musim Tanam

Kamis, 23 April 2026 - 15:04 WIB

RAPIMDA BEM Nusantara Jatim di UIN Madura Soroti Penguatan Industri Rokok Lokal dan Kesejahteraan Petani Tembakau

Rabu, 22 April 2026 - 10:14 WIB

Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Rabu, 22 April 2026 - 09:38 WIB

Polres Sumenep Perkuat Sinergi Antisipasi Isu BBM dan Kenaikan Harga Bahan Pokok

Rabu, 22 April 2026 - 09:08 WIB

Gubernur Jatim Lepas Kloter Perdana Haji 2026 dari Surabaya

Rabu, 22 April 2026 - 06:32 WIB

Cegah Kecurangan, Kapolres Sumenep Pantau Distribusi Minyakita di Pasar Anom

Berita Terbaru

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Perairan Selat Madura

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:24 WIB