KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Memasuki musim tanam 2026, geliat optimisme mulai terasa di kalangan petani tembakau di Pulau Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan. Sejumlah petani mulai melakukan persiapan lahan secara intensif sebagai langkah awal menyambut musim tanam “daun emas hijau” yang menjadi komoditas unggulan daerah tersebut.
Salah satu aktivitas itu terlihat di Desa Kadur, Kecamatan Kadur, pada Sabtu pagi (25/4/2026). Seorang petani sekaligus tokoh masyarakat setempat, Acong Junaidi, tampak memimpin pengolahan lahan bersama sejumlah petani lainnya. Lahan seluas kurang lebih satu hektare mulai digarap untuk ditanami ratusan ribu bibit tembakau.
Acong Junaidi mengungkapkan, musim tanam tahun ini membawa harapan besar bagi para petani. Ia menilai, prospek harga tembakau cukup menjanjikan dan cenderung berpihak kepada petani.
“Insyaallah, soal harga tahun ini akan sesuai harapan. Sekarang banyak pengepul seperti Bawang Mas Group, Haji Her, Haji HJS, Haji Mukmin, Haji Halili, Haji AP, Haji Fahmi, Haji Sugik, serta Haji Umam dan lainnya yang betul-betul memperhatikan nasib petani tembakau kita,” ujar Acong saat ditemui di lahan pertaniannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan sekitar sepuluh tahun lalu. Pada masa itu, petani sering menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil panen. Kini, hubungan antara petani dan para pengepul besar dinilai semakin solid, sehingga hasil panen lebih mudah terserap pasar, terutama di wilayah Pamekasan dan Sumenep.
“Dulu petani sering bingung menjual hasil panen. Sekarang alhamdulillah sudah ada sinergi yang baik, sehingga hasil tembakau bisa terserap maksimal,” jelasnya.
Meski demikian, Acong tidak menampik bahwa faktor cuaca tetap menjadi tantangan utama dalam budidaya tembakau. Ia menegaskan, ketidakpastian kondisi alam harus disikapi dengan kerja keras dan konsistensi dalam perawatan tanaman.
“Cuaca itu urusan alam. Yang terpenting, petani harus konsisten memberikan perawatan terbaik. Dengan dukungan pengepul seperti sekarang, kami yakin ekonomi petani akan semakin kuat,” tambahnya.
Ia pun berharap, semangat kebersamaan antara petani dan pelaku usaha tembakau dapat terus terjaga, sehingga musim panen tahun ini membawa hasil maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, musim panen nanti membawa keberkahan dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Madura, khususnya di Pamekasan,” pungkasnya.
Penulis : Ratu
Editor : Redaksi


