Breaking News

Kiai Azis Soroti Video Asusila Viral: Peran Orang Tua dan Pendidikan Akhlak Jadi Kunci

Senin, 20 April 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Pengasuh Ponpes Al-Inayah Sumber Batu, Pegantenan, KH Abdul Azis angkat bicara terkait beredarnya dua video asusila yang viral di tengah masyarakat. Ia menilai fenomena tersebut bukan sekadar kasus biasa, melainkan gejala sosial yang perlu mendapat perhatian serius.

Menurut Kiai Azis, dari sejumlah kejadian yang pernah ditangani, kasus serupa kini cenderung berulang dan mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan. Ia bahkan menyebutnya sebagai “penyakit” yang mulai mengakar di lingkungan masyarakat.

“Penyakit ini sudah parah sehingga butuh penanganan khusus, terutama dari orang tua dan guru pembimbing di lingkungan,” ujar Kiai Azis, Senin (20/4/2026).

Tokoh komunitas Renk Bungkalatan itu menegaskan, peran orang tua tidak bisa digantikan dalam proses pendidikan dan pengawasan anak. Ia menilai, lemahnya kontrol terhadap pergaulan menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya kasus-kasus asusila di kalangan remaja.

Baca Juga:  Dugaan SK "Fiktif" di Golkar Pamekasan: Oknum DPD Diduga Kelabui KPU Tanpa Muscam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran utama mendidik anak tetap ada pada orang tua. Apalagi sekarang ada berbagai aplikasi di handphone yang memudahkan pergaulan. Di sinilah orang tua harus lebih sering mengawasi,” tambahnya.

Namun demikian, ia menyayangkan masih banyak orang tua yang kurang memberi perhatian karena kesibukan pekerjaan. Kondisi ini membuat pengawasan terhadap aktivitas anak menjadi longgar, termasuk dalam hal pergaulan dan waktu pulang ke rumah.

Baca Juga:  PLN Pamekasan Dorong Program Pemberdayaan Lewat Kolaborasi dengan Kodim

“Terkadang orang tua sibuk dengan urusannya sendiri, tidak tahu anak bergaul dengan siapa dan pulang jam berapa. Tapi pada akhirnya, yang menyesal tetap orang tua,” tegasnya.

Selain faktor pengawasan, Kiai Azis juga menyoroti minimnya penanaman nilai adab, akhlak, serta pemahaman hukum agama pada anak. Ia menilai, pendidikan agama yang terbatas di sekolah belum cukup untuk membentengi generasi muda di tengah derasnya arus perubahan zaman.

“Pengenalan adab, akhlak, dan hukum agama masih minim. Di sekolah pun mungkin hanya seminggu sekali pelajaran agama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahkan di lingkungan pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama, potensi terjadinya penyimpangan tetap ada. Apalagi jika anak berada di luar lingkungan tersebut tanpa pengawasan yang memadai.

Baca Juga:  Perceraian Resmi Diputus, Kuasa Hukum Tekankan Kepentingan Anak dan Komunikasi Orang Tua

“Di pesantren saja kemungkinan bisa terjadi, apalagi di luar pesantren,” katanya.

Di sisi lain, Kiai Azis mengapresiasi langkah aparat penegak hukum (APH) yang telah mengungkap kasus video asusila tersebut. Ia berharap proses hukum dapat berjalan tegas dan adil agar memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Kami mengapresiasi pihak berwenang untuk terus mengungkap dan mengadili kasus ini dengan adil dan bijak, agar ada efek jera dan tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru