KANALMADURA.COM,PAMEKASAN — Komitmen memperkuat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini terus digaungkan di Kabupaten Pamekasan.
Ratusan wali santri dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Raudlatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al Mujtama’ berkumpul di Gedung Serbaguna PP Al Mujtama’ Pamekasan pada Kamis (30/7/2026).
Kehadiran 256 wali santri tersebut bertujuan untuk mengikuti agenda Sosialisasi dan Pembinaan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Tilawati yang digagas oleh Tilawati Cabang Pamekasan.
Mengusung tema “Bersinergi Membangun Generasi Cerdas dan Berahlakul Karimah”, forum ini dirancang khusus untuk membedah sistem pembelajaran metode tilawati—khususnya pada tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan tingkat jilid—agar pemahaman para orang tua selaras dengan kurikulum lembaga.
Acara ini turut mendapat dukungan penuh dari pihak pesantren, yang dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus PP Al Mujtama’, Ustaz Moh. Adam, S.Ag.
Dalam sambutannya, Kepala RA Al Mujtama’, Ustaz Moh. Jufriadi Rozak, S.Pd., menggarisbawahi bahwa kunci sukses pendidikan karakter dan Al-Qur’an berada pada keberlanjutan pembelajaran dari sekolah ke rumah.
“Sinergi antara lembaga pendidikan dan orang tua adalah kunci mendasar. Sekolah dan rumah harus berjalan beriringan agar anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia,” tegas Ustaz Jufriadi.
Pendampingan Efektif di Rumah
Sesi pemaparan materi inti disampaikan oleh Ustaz Halili Tahir, S.Pd.I. Ia mengupas secara mendalam serta aplikatif mengenai tahapan dan teknik pengajaran metode tilawati untuk jenjang PAUD dan Tilawati Jilid.
Melalui penyampaian tersebut, para wali santri dibekali panduan praktis agar mampu mendampingi, mengoreksi, dan mengulangi (muraqa’ah) bacaan anak-anak mereka saat belajar di rumah secara konsisten dan menyenangkan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara. Hingga sesi akhir, ruang pertemuan tetap dipenuhi wali santri yang menyimak materi dengan penuh perhatian tanpa beranjak dari tempat duduk.
Membuka Wawasan Orang Tua
Manfaat nyata dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu wali santri mengaku kegiatan ini sangat membuka wawasan mengenai pola pengajaran Al-Qur’an masa kini.
“Melalui sosialisasi ini, kami jadi tahu teknis dan sistem belajar anak-anak di kelas. Sekarang kami tahu persis bagaimana cara membimbing mereka di rumah tanpa membingungkan anak,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Melalui agenda pembinaan ini, Tilawati Cabang Pamekasan berharap dapat terus membangun jembatan komunikasi yang solid antara pengajar dan orang tua. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dalam mencintai Al-Qur’an serta menanamkan fondasi akhlakul karimah sejak dini.


