Breaking News

BMKG Juanda: Waspadai Cuaca Ekstrem, Hampir Seluruh Jawa Timur Berpotensi Dilanda Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 6 November 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SIDOARJO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada periode 6–12 November 2025.

Fenomena cuaca ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es di berbagai daerah.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa saat ini hampir seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan, dan dalam sepekan ke depan diprakirakan akan terjadi peningkatan aktivitas cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Perkuat Kesiapan Data untuk Dukung Proyek Strategis Nasional

“Potensi ini disebabkan oleh masih adanya gangguan gelombang atmosfer Rossby dan Low Frequency yang melintasi wilayah Jawa Timur. Selain itu, pola belokan angin (shearline) serta suhu muka laut yang cukup hangat di sekitar Selat Madura turut memperkuat pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan sedang hingga lebat,” ujar Taufiq Hermawan dalam keterangan resminya, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG mencatat, daerah yang berpotensi terdampak mencakup hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, antara lain Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Malang, Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Mojokerto, Ngawi, Nganjuk, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Baca Juga:  Kunker Kapolres Pamekasan ke Polsek Jajaran: Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim

BMKG Juanda mengimbau masyarakat serta instansi terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak, khususnya di wilayah dengan topografi curam atau bergunung yang rawan terhadap bencana seperti tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau di sekitar aliran sungai dan lereng perbukitan. Pastikan selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca resmi dari BMKG,”  tambah Taufiq.

Baca Juga:  May Day 2026, RSUD Sumenep Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan

Selain itu, BMKG Juanda juga mendorong masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, di antaranya citra radar cuaca WOFI yang dapat diakses di laman https://stametjuanda.bmkg.go.id/radar/, serta peringatan dini 3 harian dan 2–3 jam ke depan di https://stamet-juanda.bmkg.go.id.

Layanan informasi juga tersedia melalui media sosial @infobmkgjuanda, telepon 24 jam (031) 8668989, dan WhatsApp 0895800300011.

“Kami berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan siaga. Antisipasi sejak dini jauh lebih baik daripada menyesal kemudian,”
pungkasnya.

Berita Terkait

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan
IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman
Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:09 WIB

IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:50 WIB

Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:24 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:26 WIB

Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:07 WIB

Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

Berita Terbaru