KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan sepasang pelajar di wilayah Kabupaten Pamekasan.
Video berdurasi sekitar 4 menit 24 detik itu ramai diperbincangkan setelah viral di platform TikTok dengan tagar “Anyar Pole di PMK”.
Peristiwa ini terjadi tak lama setelah publik sebelumnya diguncang oleh beredarnya video serupa berdurasi 4 menit 27 detik yang diduga melibatkan seorang pelajar tingkat SMP asal Kecamatan Larangan.
Menanggapi beredarnya video terbaru tersebut, Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan bahwa video yang beredar diduga terjadi di wilayah hukum Pamekasan.
“Iya, betul. Diduga terjadi di wilayah Pamekasan,” ujar IPDA Evan saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut.
“Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan. Nanti akan kami informasikan perkembangan selanjutnya,” tambahnya.
Berdasarkan penelusuran di sejumlah akun media sosial, video tersebut diduga melibatkan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA di salah satu sekolah di Pamekasan. Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas maupun latar belakang pemeran dalam video tersebut.
Kasus ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang luas terhadap psikologis anak dan lingkungan pendidikan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan konten tersebut serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.
Penulis : Redaksi


