Breaking News

BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Desember 2025

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SIDOARJO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan kewaspadaan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur pada periode 11 hingga 20 Desember 2025.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

Taufik Hermawan, Kepala BMKG Juanda Sidoarjo menyebut wilayah terdampak mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Di antaranya Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, serta sejumlah kota seperti Surabaya, Malang, Kediri, Blitar, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Madiun, dan Batu.

Baca Juga:  Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Bangkalan Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

BMKG Juanda menjelaskan, saat ini hampir seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan. Dalam sepuluh hari ke depan, potensi cuaca ekstrem diperkirakan meningkat dan dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh terdeteksinya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat yang memberikan dampak tidak langsung terhadap wilayah Jawa Timur,” tegasnya.

Baca Juga:  Jaga harga minyak, Bulog Madura siap gelontorkan Minyakita di Pasar-pasar rakyat.

Selain itu, BMKG juga mencatat adanya fenomena atmosfer seperti gelombang Low, Kelvin, dan Rossby yang melintas di Jawa Timur, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup hangat, serta kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas.

“Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” lanjutnya.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan seluruh instansi terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak. Wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan bert tebing diminta lebih waspada terhadap potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang.

Baca Juga:  Inovasi Digital RSUD Sumenep Mudahkan Akses Layanan dan Tingkatkan Keselamatan Pasien

“Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui informasi resmi BMKG, baik melalui radar cuaca WOFI, peringatan dini tiga harian, maupun peringatan dini dua hingga tiga jam ke depan,” tegasnya.

BMKG Juanda juga menyediakan akses informasi melalui situs resmi https://stamet-juanda.bmkg.go.id, media sosial @infobmkgjuanda, layanan telepon 24 jam di nomor (031) 8668989, serta WhatsApp 0895800300011.

Penulis : Redaksi

Editor : Red

Berita Terkait

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan
IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman
Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:09 WIB

IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:50 WIB

Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:24 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:26 WIB

Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:07 WIB

Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

Berita Terbaru