Breaking News

BPBD Sampang Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SAMPANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. 

Intensitas hujan yang tinggi dikhawatirkan memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang hingga angin puting beliung.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa masyarakat perlu lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang semakin dinamis.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan. Intensitas hujan yang tinggi bisa memicu berbagai bencana,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Rumah Warga Roboh di Gunung Sekar, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik

Ia menegaskan imbauan ini bukan untuk menimbulkan kecemasan, melainkan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap aman.

“Situasi ini bukan untuk membuat panik, tetapi sebagai pengingat bahwa kewaspadaan selalu menjadi kunci keselamatan,” tambahnya.

BPBD Sampang juga merinci sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat sejak dini, mulai dari membersihkan selokan dan saluran drainase, mengeruk sumbatan lumpur, hingga memangkas ranting pohon yang berpotensi patah saat terjadi angin kencang.

Baca Juga:  Hadapi Cuaca Ekstrem, Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana

“Segera bersihkan saluran air di sekitar rumah dan pangkas ranting pohon yang rawan patah. Hindari juga aktivitas di tepi sungai ketika debit air meningkat dengan cepat,” tegasnya.

Selain itu, warga juga diminta mengenali tanda-tanda awal potensi bencana seperti tanah mulai retak, suara angin tidak biasa, hingga getaran kecil pada tanah di wilayah rawan.

“Langkah-langkah sedini mungkin ini sangat penting untuk mengurangi risiko bencana. Kenali tanda-tandanya dan segera menjauh dari lokasi berbahaya,” jelas Hozin.

Baca Juga:  Tim SAR Temukan Seluruh Korban Longsor Banaran, Satu Selamat Empat Meninggal

Di sisi lain, BPBD Sampang telah menyiagakan personel selama 24 jam untuk melakukan pemantauan di titik-titik rawan, sekaligus menyiapkan peralatan evakuasi. Sistem peringatan dini juga terus disebarkan melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat dapat menerima informasi lebih cepat.

Hozin mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi resmi dari BPBD maupun BMKG.

“Tetap tenang, tetap waspada. Ikuti informasi resmi dan segera lakukan tindakan penyelamatan jika melihat tanda-tanda bahaya. Semakin siap kita menghadapi cuaca ekstrem, semakin besar peluang kita terhindar dari dampaknya,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar
BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan
Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan
Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia
Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk
Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:13 WIB

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:18 WIB

Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:42 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:35 WIB

Ditemukan 1,15 Mil dari Perahu, Nelayan Asal Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:43 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:05 WIB

Lansia Tewas Terbakar di Camplong, BPBD Sampang Salurkan Bantuan Logistik

Senin, 19 Januari 2026 - 21:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

Berita Terbaru

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Perairan Selat Madura

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:24 WIB