KanalMadura.com, Sumenep – Pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kemajuan pesat.
Pembenahan menyeluruh pada aspek sistem, manajemen, hingga layanan berbasis digital mengantarkan rumah sakit tersebut meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, predikat tertinggi secara nasional, serta peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe B.
Capaian itu menegaskan posisi RSUD dr. H. Moh. Anwar sebagai fasilitas kesehatan utama bagi masyarakat Kabupaten Sumenep, sekaligus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien dari berbagai daerah di wilayah Madura.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien.
“Akreditasi Paripurna ini merupakan hasil kerja keras bersama. Ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa, 03 Februari 2026.
Perubahan yang paling dirasakan masyarakat adalah penerapan digitalisasi layanan. Kini pasien dapat melakukan pendaftaran secara daring, sehingga antrean di loket berkurang. Pengelolaan nomor antrean menjadi lebih tertib dan waktu tunggu layanan pun dapat ditekan.
Digitalisasi ini didukung Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang telah terintegrasi di hampir seluruh unit layanan, mulai dari pendaftaran, poliklinik, laboratorium, hingga farmasi.
Selain itu, tenaga kesehatan juga dimudahkan dengan adanya Rekam Medis Elektronik (RME) yang memungkinkan akses data pasien secara cepat.
“Digitalisasi membawa perubahan besar. Proses layanan menjadi lebih cepat, koordinasi antarunit lebih efektif, dan data medis pasien tersimpan dengan baik,” jelas dr. Erliyati.
Dengan peningkatan status menjadi rumah sakit Tipe B serta sistem layanan yang terintegrasi, RSUD dr. H. Moh. Anwar kini semakin siap menangani kasus kesehatan yang lebih kompleks.
Hal ini diharapkan mampu mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah dan mendekatkan layanan spesialistik kepada masyarakat.
“Dengan status rumah sakit tipe B dan sistem layanan yang terintegrasi, kami semakin siap menangani pasien rujukan dan memberikan layanan kesehatan yang optimal,” tuturnya.
Transformasi di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan peralatan medis, tetapi juga pada pembenahan sistem, tata kelola, serta komitmen sumber daya manusia.
Ke depan, manajemen rumah sakit berkomitmen terus berinovasi, mengadopsi teknologi, dan menjaga standar mutu serta keselamatan pasien bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya.
“Kami akan terus berbenah untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Za
Editor : Redaksi


