Kanalmadura.com, Pamekasan – PT Pegadaian Syariah Area Madura menunjukkan komitmennya dalam menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan kepastian penyelesaian kepada para korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum agen bernama Hozizah. Selain itu, Pegadaian juga menyalurkan bantuan paket sembako sebagai bagian dari program berbagi berkah di bulan suci Ramadan.
Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya puluhan korban melakukan aksi penyampaian aspirasi di Kantor Cabang Pegadaian Pamekasan untuk meminta kejelasan terkait kerugian yang dialami. Melalui dialog dan komunikasi yang intensif, pertemuan antara pihak Pegadaian dengan para korban akhirnya menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama terkait proses penyelesaian permasalahan tersebut.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pamekasan, Anwar Hidayat, mengatakan bahwa Pegadaian berupaya memberikan kepastian kepada para nasabah yang terdampak sekaligus memastikan penyelesaian masalah dilakukan secara baik dan transparan.
“Alhamdulillah hari ini sudah ada kesepakatan bersama sehingga para korban bisa merasa lebih tenang. Kami akan terus melakukan komunikasi dan pendampingan agar proses penyelesaian berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati,” ujar Anwar.
Ia menambahkan bahwa penyaluran paket sembako kepada para korban juga menjadi bentuk kepedulian Pegadaian kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Momentum Ramadan menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban,” tambahnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan bahwa Pegadaian berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bertanggung jawab.
“Pegadaian selalu menempatkan kepercayaan nasabah sebagai prioritas utama. Kami memastikan proses penyelesaian kasus ini berjalan dengan baik melalui komunikasi terbuka dan langkah-langkah yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ahmad Zaenudin.
Ia juga mengapresiasi sikap para korban yang memilih jalur dialog sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara kondusif.
Para korban pun menyambut baik langkah yang dilakukan Pegadaian karena adanya kepastian dan komunikasi terbuka dari pihak perusahaan. Mereka berharap proses penyelesaian kerugian dapat berjalan sesuai kesepakatan yang telah dibuat serta kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian Syariah.


