KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Komitmen sosial PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali diwujudkan lewat dukungan nyata bagi keberlanjutan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu.
Kali ini, bantuan biaya pendidikan disalurkan kepada Moh Maulidi, siswa penyandang disabilitas (tuna grahita) di SLB PGRI Pademawu, Rabu (15/4/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian berkelanjutan YBM PLN UP3 Madura yang sejak 2024 telah mendampingi perkembangan pendidikan Maulidi, yang kini duduk di kelas 4 sekolah luar biasa tersebut. Konsistensi ini menegaskan peran PLN tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
Maulidi merupakan putra pasangan Moh Sin dan Habibah, warga Dusun Pandiyan, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas—dengan sang ayah bekerja serabutan sebagai tenaga kebersihan dan ibu yang sesekali berjualan kerupuk tette—akses pendidikan menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk biaya transportasi harian ke sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan yang diberikan YBM PLN difokuskan untuk mendukung kebutuhan transportasi antar-jemput sekolah, yang selama ini menjadi kendala utama bagi Maulidi dalam menjalani proses belajar secara rutin.
Pengurus YBM PLN UP3 Madura, Sony Hendra Susanto, yang hadir langsung dalam penyaluran bantuan tersebut, menyampaikan bahwa dana yang disalurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN.
“Kami hadir sebagai perpanjangan tangan kebaikan dari para pegawai PLN. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberi semangat bagi ananda Maulidi agar terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari kelompok rentan yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun kondisi khusus.
Melalui langkah ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis : Redaksi


