KANALMADURA.COM, PAMEASAN – Isu dugaan manipulasi administrasi internal mencuat di tubuh DPD Partai Golkar Kabupaten Pamekasan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Persoalan ini berkaitan dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan tingkat kecamatan yang diduga tidak sesuai prosedur dan digunakan untuk kepentingan verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Pamekasan, Bambang Chairul Huda, mengungkapkan adanya dua versi SK yang beredar di tingkat Pimpinan Kecamatan (PK). Menurutnya, satu SK merupakan dokumen resmi hasil mekanisme organisasi, sementara SK lainnya diduga dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan administratif Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU.
Bambang menyebut, SK yang dipermasalahkan mencantumkan konsideran bahwa kepengurusan kecamatan dibentuk berdasarkan hasil Musyawarah Kecamatan (Muscam), padahal faktanya Muscam tersebut tidak pernah dilaksanakan.
“SK itu mencantumkan hasil Muscam, padahal tidak ada Muscam sama sekali. Ini jelas kebohongan administratif yang ditandatangani langsung oleh Ketua dan Sekretaris DPD,” tegas Bambang.
Ia menilai, praktik tersebut berpotensi mencederai prinsip tertib administrasi dan merusak kredibilitas organisasi, terlebih menjelang agenda penting Musda.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, menjelaskan bahwa saat ini panitia Steering Committee (SC) tengah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen dukungan bakal calon ketua. Dari total 18 Pimpinan Kecamatan, lima PK dipanggil secara khusus untuk klarifikasi di kantor DPD.
“Ada beberapa hal yang perlu diverifikasi terkait kejelasan dan kesesuaian dukungan dengan Juklak 02 Tahun 2025,” ujar Rize.
Ia menambahkan, langkah klarifikasi tersebut dilakukan menyusul adanya laporan indikasi dukungan ganda serta ketidaksesuaian administrasi lainnya. DPD Golkar Pamekasan, kata Rize, berkomitmen menjaga proses Musda berjalan tertib, transparan, dan sesuai aturan organisasi.
Diketahui, terdapat dua nama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Pamekasan periode 2025–2030, yakni Djohan Susanto dan Imam Syafii Yahya.
Penulis : Ratu
Editor : Redaksi


