KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Sejumlah kiai, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan di Madura menggelar istighosah bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani tembakau.
Kegiatan yang berlangsung di lantai tiga sebuah gedung tersebut menjadi momentum memperkuat harapan di tengah tantangan musim tanam yang dipengaruhi faktor cuaca, termasuk fenomena El Nino.
Salah satu tokoh, Kiai Kholil Muhammad, menegaskan bahwa doa bersama menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Madura.
“Dalam pertemuan ini, ada beberapa poin utama yang kami tekankan, di antaranya doa bersama untuk memohon keselamatan dalam menjalani kehidupan, terutama bagi keberlangsungan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meski berbagai persiapan telah dilakukan bersama pakar ekonomi dan ulama untuk menghadapi potensi dampak El Nino, peran kesiapan petani dan kondisi alam tetap menjadi faktor penentu.
“Harapan ke depan, semoga keadaan alam mendukung sehingga harga tembakau bisa lebih baik dan mampu mensejahterakan para petani,” tambahnya.
Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian dukungan moral kepada Khairul Umam atau yang dikenal sebagai Haji Her. Ia dinilai sebagai salah satu tokoh yang memiliki kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Madura.
Menanggapi hal itu, Haji Her mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan masyarakat menjelang musim panen tembakau.
“Ini bentuk antusias masyarakat kepada saya, karena sebentar lagi musim panen. Mereka mendoakan dan memberikan dukungan,” ungkapnya.
Istighosah ini diharapkan menjadi penguat ikhtiar batin sekaligus solidaritas sosial masyarakat Madura dalam menghadapi musim tanam dan panen tembakau tahun ini.
Penulis : Ratu
Editor : Redaksi


