KANALMADURA.COM, SAMPANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan melakukan kunjungan kerja strategis ke pabrik PT Garam yang berlokasi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Senin (9/3). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan transformasi industri garam sekaligus memantau langkah nyata menuju swasembada garam nasional sesuai amanat regulasi terbaru.
Langkah ini merupakan implementasi langsung dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional (P3N). Kehadiran Menko Pangan di jantung industri garam Madura ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kedaulatan komoditas pangan dan industri non-pangan berbasis mineral.
Dalam arahannya, Menko Pangan menekankan bahwa PT Garam sebagai badan usaha milik negara harus menjadi lokomotif utama dalam modernisasi teknologi pengolahan garam.
Transformasi ini mencakup peningkatan kualitas produksi agar mampu memenuhi standar industri otomotif, farmasi, hingga konsumsi rumah tangga tanpa harus bergantung pada impor.
“Kita tidak boleh lagi terjebak dalam pola lama. Perpres 17/2025 adalah mandat bagi kita untuk melakukan lompatan besar. PT Garam harus mampu mengadopsi teknologi mutakhir agar produktivitas meningkat secara signifikan demi mencapai target swasembada,” ujar Menko Pangan di sela-sela peninjauan fasilitas produksi.
Selain fokus pada swasembada, Menko Pangan juga menggarisbawahi peran vital PT Garam dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Sebagai wilayah dengan potensi lahan garam terbesar di Indonesia, Pulau Madura diharapkan mendapat dampak ekonomi berganda (multiplier effect) dari transformasi industri ini.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi bersama jajaran direksi PT Garam dan kepala daerah setempat untuk memetakan kendala di lapangan, mulai dari infrastruktur hingga distribusi.
Penulis : Ratu
Editor : Admin


