Breaking News

Seleksi Sekda Sumenep Baru Satu Orang Mendaftar

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalMadura.com,Sumenep – Proses pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini masih mencatatkan jumlah pelamar yang terbatas.

Menjelang penutupan pendaftaran, baru satu orang yang tercatat mengikuti seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, menyampaikan bahwa satu pelamar tersebut telah mendaftar melalui sistem ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta melengkapi berkas administrasi secara fisik di kantor BKPSDM.

“Sejauh ini, pendaftar seleksi terbuka Sekda Sumenep masih satu orang, baik yang mendaftar secara daring melalui ASN Karier BKN maupun yang menyerahkan berkas hard copy,” ujar Benny, Rabu, 28 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Rikmin Awal Bintara Brimob 2026, Polres Sumenep Pastikan Seleksi Berjalan Bersih dan Transparan

Ia menjelaskan, masa pendaftaran seleksi Sekda Sumenep dijadwalkan berakhir pada 2 Februari 2026.

Namun, apabila hingga batas waktu tersebut jumlah pendaftar belum mencapai minimal tiga orang, maka pendaftaran akan diperpanjang selama tujuh hari.

“Jika setelah perpanjangan pertama jumlah pendaftar masih kurang dari tiga orang, pendaftaran akan kembali diperpanjang selama tujuh hari. Setelah itu, tidak ada lagi perpanjangan,” jelasnya.

Benny menambahkan, tahapan seleksi berikutnya dimulai dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 3 Februari 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti asesmen pada 4 Februari, dengan pengumuman hasil asesmen dijadwalkan sehari setelahnya, yakni 5 Februari.

Tahapan selanjutnya adalah penulisan makalah yang akan dilaksanakan pada 6 Februari, sebelum ditutup dengan sesi wawancara oleh tim panitia seleksi pada 7 Februari 2026.

Baca Juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

Menurut Benny, asesmen dalam seleksi Sekda tergolong kompleks mengingat jabatan Sekda merupakan posisi strategis dan tertinggi dalam struktur birokrasi aparatur sipil negara (ASN) di tingkat daerah.

“Asesmen dilakukan secara menyeluruh, mulai dari CAT hingga diskusi. Karena yang diseleksi adalah jabatan Sekda, maka asesmennya bersifat kompleks,” katanya.

Ia mengungkapkan, panitia seleksi terdiri dari lima orang. Ketua panitia berasal dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, dengan anggota dari BKPSDM Provinsi Jawa Timur serta tiga orang akademisi.

“Akademisi tersebut berasal dari dua perguruan tinggi, yakni Universitas Airlangga dan Universitas Merdeka Malang,” tambahnya.

Hasil kerja panitia seleksi nantinya akan menghasilkan tiga nama calon Sekda terbaik yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Jaga harga minyak, Bulog Madura siap gelontorkan Minyakita di Pasar-pasar rakyat.

Penetapan Sekda definitif sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Sumenep.

“Tugas pansel adalah menetapkan tiga besar. Selanjutnya, bupati yang menentukan satu nama untuk ditetapkan sebagai Sekda,” tegas Benny.

Terkait persyaratan, Benny menegaskan bahwa peserta seleksi harus menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, seperti kepala dinas, kepala badan, atau asisten, dan tidak ditentukan berdasarkan golongan kepangkatan.

Sementara itu, ketentuan mengenai batas usia serta persyaratan teknis lainnya telah diumumkan secara resmi oleh BKPSDM.

Adapun proses larifikasi dan penilaian administrasi sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seluruh mekanisme dan konfirmasi administrasi berada di bawah kewenangan tim pansel,” pungkasnya.

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional
Tags:

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:23 WIB

Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru