Menu

Breaking News

Bencana

Tiga Rumah dan Kandang Sapi di Guluk-Guluk Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

badge-check

Tiga Rumah dan Kandang Sapi di Guluk-Guluk Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta Perbesar

Kanalmadura.com, Sumenep – Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah beserta kandang sapi milik warga di Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (11/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran sampah dan kotoran sapi yang kemudian menjalar ke kandang ternak dan dapur rumah warga.

“Api diduga berasal dari pembakaran sampah dan kotoran sapi. Karena kandang serta dapur rumah sebagian besar berbahan bambu, kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Tiga rumah beserta kandang sapi yang terdampak diketahui merupakan milik H. Abd. Halim, H. Addus Salam, dan Ismail. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Guluk-Guluk segera bergerak menuju lokasi bersama anggota Koramil Guluk-Guluk, aparatur Desa Payudan Dundang, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep, serta tim pemadam dari TNI AD untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke permukiman warga lainnya.

Berkat kerja sama petugas gabungan dan warga sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Kondisi di lokasi kini telah dinyatakan aman dan terkendali, sementara petugas memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta akibat rusaknya rumah dan kandang sapi milik para korban.

Sementara itu, TIM Damkar Kabupaten Sumenep mengerahkan dua unit Pemadam kebakaran dan 2 unit mobil Batalyon.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun limbah di sekitar permukiman, terutama pada musim kemarau yang membuat api lebih mudah merambat.

“Warga diharapkan tidak meninggalkan api sebelum benar-benar padam. Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun menimbulkan kerugian harta benda,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Nelayan Meninggal dalam Insiden Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

10 Jul 2026 - 08:42 WIB

Nelayan Meninggal dalam Insiden Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

10 Apr 2026 - 19:13 WIB

Kebakaran Toko Spare Part di Pademawu Timur, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan

9 Apr 2026 - 12:15 WIB

BPBD Sampang Turun Tangan, Sapi Terjebak Sumur Berhasil Diselamatkan

Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

28 Mar 2026 - 08:18 WIB

Wabup Pamekasan Sidak Dapur MBG di Pademawu Timur, Tekankan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia

26 Mar 2026 - 15:42 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya, Dua Remaja Asal Waru Meninggal Dunia
Trending di Bencana