Breaking News

Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan Kedapan

Jumat, 14 November 2025 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SIDOARJO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur pada periode 13–19 November 2025.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena cuaca diprediksi mengalami intensifikasi dalam beberapa hari mendatang.

Peringatan ini mencakup potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es di lebih dari 30 kabupaten/kota. Daerah yang berpotensi terdampak antara lain Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Batu, Malang, Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Ngawi, Nganjuk, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Konsep Penyambutan Religius untuk Valen, Runner-up D’Academy 7

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa meningkatnya aktivitas atmosfer menjadi pemicu utama kondisi cuaca ekstrem kali ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hampir seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan. Diprakirakan dalam sepekan ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Aufiq dalam keterangannya.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk

Ia memaparkan, potensi ini muncul akibat pola siklonik di Samudera Hindia selatan Pulau Jawa yang memicu terbentuknya daerah konvergensi di kawasan Jawa Timur, sehingga memudahkan pertumbuhan awan hujan. Selain itu, aktivitas gangguan atmosfer seperti Madden–Julian Oscillation (MJO), Kelvin wave, serta Low Frequency masih terdeteksi melintasi wilayah Jawa Timur.

“Suhu muka laut di sekitar Selat Madura juga masih cukup hangat. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” tambahnya.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah dengan topografi curam, tebing, dan perbukitan yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:  BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Januari 2026

“Kami menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan. Daerah rawan seperti kawasan bergunung dan bertopografi curam perlu meningkatkan mitigasi terhadap risiko banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang,” tegas Aufiq.

BMKG juga meminta masyarakat terus memantau informasi resmi melalui kanal BMKG untuk memperbarui perkembangan cuaca terkini.

Berita Terkait

YBM PLN UP3 Madura Ringankan Akses Pendidikan Siswa Disabilitas di Pademawu
Korban Rudapaksa 7 Pria di Pulau Kangean Surati Bupati Sumenep
H. Her Tiba Usai Pemanggilan KPK, Tokoh dan Warga Gelar Istighosah
DPRD Sumenep Perketat Pengawasan Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 Miliar
Sinergi DPRD dan Pemkab, Prolegda Sumenep 2026 Resmi Disahkan
Satlantas Pamekasan Perketat Jalur Kendaraan Besar, Pelanggar Siap Ditindak Tegas
Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Berlalulintas, Polres Pamekasan konsisten laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari
Panpel Madura United Kecam Ulah Oknum Suporter, Tegaskan Sportivitas dan Minta Maaf ke Borneo FC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:57 WIB

YBM PLN UP3 Madura Ringankan Akses Pendidikan Siswa Disabilitas di Pademawu

Selasa, 14 April 2026 - 18:58 WIB

Korban Rudapaksa 7 Pria di Pulau Kangean Surati Bupati Sumenep

Minggu, 12 April 2026 - 20:06 WIB

H. Her Tiba Usai Pemanggilan KPK, Tokoh dan Warga Gelar Istighosah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:57 WIB

DPRD Sumenep Perketat Pengawasan Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 Miliar

Jumat, 10 April 2026 - 15:03 WIB

Sinergi DPRD dan Pemkab, Prolegda Sumenep 2026 Resmi Disahkan

Rabu, 8 April 2026 - 18:33 WIB

Satlantas Pamekasan Perketat Jalur Kendaraan Besar, Pelanggar Siap Ditindak Tegas

Rabu, 8 April 2026 - 11:11 WIB

Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Berlalulintas, Polres Pamekasan konsisten laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari

Senin, 6 April 2026 - 18:25 WIB

Panpel Madura United Kecam Ulah Oknum Suporter, Tegaskan Sportivitas dan Minta Maaf ke Borneo FC

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dorong Kemajuan Budaya, Pamekasan Siapkan Gedung Dewan Kesenian

Senin, 13 Apr 2026 - 17:38 WIB