Breaking News

18 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Pamekasan saat Jam Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan Pelajar Saat Diamankan Satpol PP Pamekasan

Belasan Pelajar Saat Diamankan Satpol PP Pamekasan

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Sebanyak 18 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan saat kedapatan nongkrong di sebuah kafe pada jam pelajaran sekolah, Senin (12/1/2026) pagi.

Penertiban dilakukan setelah adanya aduan masyarakat yang resah melihat sejumlah siswa berseragam berada di luar sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kasatpol PP dan Damkar Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno, mengatakan penindakan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang masuk ke pihaknya. Saat didatangi petugas, para pelajar disebut bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Patemon Terbakar

“Setelah kami datangi dan lakukan pendataan di kantor, para siswa ini mengakui memang tidak masuk sekolah saat jam pelajaran,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan para pelajar, mayoritas memberikan alasan yang sama. Mereka mengaku terlambat mengikuti upacara bendera karena hujan deras yang mengguyur wilayah Pamekasan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Konsep Penyambutan Religius untuk Valen, Runner-up D’Academy 7

“Karena sudah terlambat dan merasa takut masuk ke sekolah, akhirnya mereka memilih tidak masuk dan berkumpul di kafe,” jelasnya.

Dari hasil pendataan, diketahui 18 pelajar tersebut berasal dari latar belakang pendidikan yang beragam, terdiri dari siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Yusuf menegaskan, Satpol PP tidak memberikan sanksi fisik maupun hukuman berat kepada para pelajar. Pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif dengan mengedepankan pembinaan.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Pimpin Sosialisasi DIPA 2026, Tekankan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel

“Kami serahkan kembali ke sekolah masing-masing untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” tegasnya.

Menurutnya, pihak sekolah dan guru bimbingan konseling (BK) lebih memahami rekam jejak kedisiplinan siswa, termasuk apakah yang bersangkutan kerap membolos atau baru pertama kali melakukan pelanggaran.

“Sekolah dan guru BK yang lebih tepat untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa, sekaligus menentukan langkah pembinaan yang sesuai,” pungkas Yusuf.

Penulis : Ratu

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS
Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Pengaduan 24 Jam, Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:23 WIB

Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 10:36 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Pengaduan 24 Jam, Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Berita Terbaru

Pendidikan

STAI Al-Mujtama Pamekasan Gelar,Workshop Review Kurikulum.

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:01 WIB