KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pamekasan dan sekitarnya sejak Rabu (5/11/2025).
Akibatnya, sejumlah titik di wilayah perkotaan mulai tergenang air, termasuk di, Desa Jalmak dan Laden Kecamatan Pamekasan.
Kapolsek Kota Pamekasan, AKP Junairi Tirto, menyampaikan bahwa sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak banjir genangan di Desa Jalmak. Kondisi diperparah karena kawasan Dusun Barat termasuk daerah rendah sehingga air mudah meluap.
“Air mulai masuk ke area persawahan sekitar pukul 19.30 WIB, dan sekitar pukul 21.00 WIB sudah merambah ke jalan raya,” ujarnya.
Meski sebagian rumah warga sempat tergenang di bagian halaman, kondisi air dilaporkan berangsur surut hingga menjelang tengah malam. Namun, aparat gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
“Kami sudah menyiapkan perahu karet bersama tim dari BPBD, Satpolairud Polres Pamekasan untuk evakuasi bila diperlukan,” tambahnya.
Selain langkah evakuasi, pihak Polsek Pamekasan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan perangkat desa juga menyalurkan 300 bungkus nasi siap santap bagi warga terdampak yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan malam akibat banjir.
“Yang terpenting kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Kami pastikan tidak ada yang kelaparan meskipun aktivitas sempat terhenti karena genangan,” tegasnya.
Kapolsek juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman dari wilayah utara Pamekasan, mengingat curah hujan di kawasan tersebut masih cukup tinggi.
“Hujan di wilayah utara bisa menyebabkan air kiriman menuju daerah kota. Kami imbau masyarakat tetap siaga dan segera melapor jika air mulai naik kembali,” pungkasnya.


