Breaking News

Sumur Bor di Kadruluk Sumenep Keluarkan Gas Mudah Terbakar, Pengeboran Dihentikan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, SUMENEP  – Aktivitas pengeboran sumur air bersih di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, mendadak dihentikan setelah muncul semburan gas yang mudah terbakar dari dalam tanah.

Sumur milik warga bernama Zamroni itu awalnya dibor sejak Rabu (25/3/2026) untuk mencari sumber air. Proses berjalan normal hingga kedalaman sekitar 20 meter. Namun sehari kemudian, Kamis (26/3/2026), muncul gas dari lubang bor yang memicu perhatian warga.

Baca Juga:  Sat Lantas Polres Sampang Amankan Terduga Penguasa Motor Hasil Curanmor Saat Ops Zebra Semeru 2025

Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, mengatakan warga sempat melakukan uji sederhana untuk memastikan jenis gas yang keluar. Sejumlah benda kering seperti daun dan sabut kelapa didekatkan ke sumber gas.

“Dari percobaan itu, gas diketahui bisa menyala. Ini yang membuat warga mulai khawatir,” kata Faruq.

Baca Juga:  Polres Bangkalan Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025, Tekankan Integritas dan Penurunan Fatalitas Kecelakaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mudah terbakar, gas tersebut juga mengeluarkan bau menyengat. Kondisi itu dinilai tidak biasa untuk pengeboran sumur air, sehingga memunculkan dugaan adanya kandungan gas tertentu di dalam tanah.

Pemerintah desa bersama pemilik sumur langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara pengeboran. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko yang lebih besar di lingkungan permukiman.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Narkotika, Lapas Pamekasan Tes Urin Petugas dan Napi

Saat ini, pihak desa tengah menyiapkan koordinasi dengan instansi terkait guna mengidentifikasi jenis gas serta menentukan langkah penanganan yang aman.

“Kami tidak ingin ambil risiko. Keselamatan warga menjadi prioritas,” ujar Faruq.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi
Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 
Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan
IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman
Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Legislator Madura Soroti Fasilitas Haji 2026, Sebut Hotel hingga Transportasi Masih Perlu Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Warga Lobuk Ditemukan Meninggal Dunia Di Jalan Desa, Polsek Bluto Lakukan Olah TKP Dan Penyelidikan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

Potensi Migas Melimpah, Kesejahteraan Warga Madura Dinilai Belum Sejalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:09 WIB

IPPNU Sumenep Luncurkan Grand Design “Empowering Era”, Siapkan Kader Putri Hadapi Tantangan Zaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:50 WIB

Polres Pamekasan amankan 12 motor dalam patroli antisipasi balap liar

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:24 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:26 WIB

Polres Pamekasan Amankan 16 Motor Saat Patroli Malam Takbiran Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:07 WIB

Polres Pamekasan Bongkar Kasus Penggelapan Dana Umrah, Kerugian Capai Rp319 Juta

Berita Terbaru