Breaking News

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalMadura.com, Surabaya – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menjalin kolaborasi strategis melalui Program Koin NU sebagai upaya memperkuat gerakan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi dalam pengembangan Program Koin NU ini melalui pemanfaatan layanan digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disediakan BSI.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi secara mudah, aman, transparan, dan akuntabel.

Sebagai tahap awal, BSI menghadirkan sebanyak 1.500 titik Koin NU yang dilengkapi QRIS BSI di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

Baca Juga:  Jaga harga minyak, Bulog Madura siap gelontorkan Minyakita di Pasar-pasar rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat menyalurkan infak dan sedekah secara nontunai dengan proses yang lebih praktis dan transparan.

“Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya,” jar Wahsi Prasodjo, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra, Jumat (03/07/2026).

Dirinya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen BSI dalam mendukung penguatan ekosistem filantropi syariah berbasis digital.

Ia berharap inovasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Polres Bangkalan Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025, Tekankan Integritas dan Penurunan Fatalitas Kecelakaan

“Mari bersama wujudkan kepedulian melalui setiap donasi. Karena setiap kebaikan yang kita berikan, akan menjadi manfaat bagi sesama,” ajaknya.

Program ini diharapkan mampu memperkuat Gerakan Koin NU yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua LAZISNU Jawa Timur, H Afif Amrullah, mengatakan bahwa Koin NU telah menjadi gerakan gotong royong masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi umat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk menjawab perkembangan zaman sekaligus memperluas jangkauan gerakan filantropi NU.

Baca Juga:  Kapolres Pamekasan Pimpin Langsung Sertijab 9 Pejabat Utama Polres Pamekasan

“Kehadiran QRIS BSI akan semakin memudahkan masyarakat untuk berinfak dan bersedekah tanpa dibatasi oleh cara pembayaran konvensional.

Ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat budaya berbagi sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” ungkapnya.

Afif menambahkan, kolaborasi antara LAZISNU Jawa Timur dan BSI diharapkan dapat menjadi model pengembangan filantropi digital yang mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda yang telah terbiasa bertransaksi secara digital.

“Semoga sinergi ini menjadi pintu lahirnya lebih banyak program kemaslahatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin mudah masyarakat berdonasi, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Pengaduan 24 Jam, Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Tags:

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:23 WIB

Polsek Ganding Hadir Ditengah Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru