Breaking News

Demi Transparansi MBG, Pusat Penelitian dan Pengaduan MBG Madura Resmi Deklarasi di Pamekasan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Komitmen masyarakat untuk mengawal program strategis pemerintah kembali muncul dari Madura. Sejumlah tokoh dan pegiat sosial menggagas pendirian Pusat Penelitian & Pengaduan MBG Madura (P3MBG Madura) sebagai lembaga independen yang akan memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

Deklarasi pendirian lembaga tersebut dilatarbelakangi besarnya skala program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar jutaan pelajar di seluruh Indonesia, termasuk di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim inisiator menilai program besar seperti MBG membutuhkan pengawasan publik yang kuat agar berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kualitas gizi anak, menekan angka stunting, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Baca Juga:  Belajar di Tepi TPA, Komisi IV DPRD Pamekasan Desak Pemerintah Segera Bangun Gedung Baru untuk SDN Tamberu 2

“Program ini sangat baik dan berdampak besar bagi generasi muda. Namun karena skalanya sangat luas dan melibatkan banyak pihak di tingkat daerah, pengawasan dari masyarakat juga sangat diperlukan,” ujar salah satu inisiator lembaga tersebut.

 

P3MBG Madura dirancang sebagai lembaga independen non-profit yang bergerak di bidang penelitian kebijakan publik, pengawasan program pemerintah, pengaduan masyarakat, serta advokasi sosial. Lembaga ini diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat, pelaksana program di lapangan, dan pemerintah.

 

Melalui lembaga ini, masyarakat nantinya dapat menyampaikan berbagai laporan atau keluhan terkait pelaksanaan program MBG, mulai dari kualitas makanan, distribusi yang tidak merata, hingga dugaan penyimpangan anggaran.

Baca Juga:  Local Pride! Dari Pamekasan ke Tiongkok, Hadyatullah Buktikan Anak Daerah Bisa Jadi Lulusan Terbaik

 

Selain membuka kanal pengaduan masyarakat, P3MBG Madura juga akan melakukan berbagai kegiatan seperti penelitian kebijakan, monitoring dapur MBG, survei penerima manfaat, hingga publikasi laporan hasil pemantauan.

Dalam konsep yang disusun tim inisiator, lembaga tersebut juga akan menyediakan berbagai kanal pengaduan, mulai dari hotline, layanan WhatsApp, website pengaduan, hingga pembukaan posko pengaduan masyarakat di beberapa wilayah di Madura.

Tak hanya itu, lembaga ini juga berencana melakukan inspeksi lapangan terhadap dapur MBG serta memantau langsung proses distribusi makanan kepada para siswa penerima manfaat.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan disusun dalam bentuk laporan penelitian dan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah serta dipublikasikan kepada masyarakat.

Baca Juga:  English Speaking Club Sukses Gelar Seminar Internasional Bertema“Speak to the World: From Local to Global”

“Tujuan utama kami adalah memastikan program ini benar-benar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak,” ujar tim inisiator.

Dalam waktu dekat, tim inisiator juga berencana membuka posko pengaduan serta merekrut relawan pengawas program MBG di berbagai wilayah di Madura.

 

Dengan hadirnya P3MBG Madura, diharapkan pengawasan publik terhadap program strategis nasional tersebut dapat berjalan lebih kuat, transparan, dan profesional.

“Ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan, sehingga benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa,” pungkas tim inisiator.

Penulis : Ratu

Editor : Ziyad

Berita Terkait

Puluhan Ribu Anak di Pamekasan Ikuti Senam Massal, Raih Rekor MURI
Mentri pendidikan Hadiri Launching Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Pamekasan
Guru Honorer Cemas Tak Tercatat di Dapodik, Komisi IV DPRD Sumenep: Pengabdian Tak Bisa Diabaikan
JMP Masuk Kampus! Kelas Jurnalis di STAI Al Mujtama Cetak Mahasiswa Kritis dan Berintegritas
Peringati Hardiknas, DPRD Sumenep Tekan Pentingnya SDM Unggul dan Berdaya Saing
Ketua DPRD Sumenep Dorong Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Berkualitas
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gandeng Kejari dan BPN Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum
Local Pride! Dari Pamekasan ke Tiongkok, Hadyatullah Buktikan Anak Daerah Bisa Jadi Lulusan Terbaik

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:46 WIB

Puluhan Ribu Anak di Pamekasan Ikuti Senam Massal, Raih Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Mentri pendidikan Hadiri Launching Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Pamekasan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:41 WIB

Guru Honorer Cemas Tak Tercatat di Dapodik, Komisi IV DPRD Sumenep: Pengabdian Tak Bisa Diabaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:49 WIB

JMP Masuk Kampus! Kelas Jurnalis di STAI Al Mujtama Cetak Mahasiswa Kritis dan Berintegritas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:22 WIB

Peringati Hardiknas, DPRD Sumenep Tekan Pentingnya SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:38 WIB

Ketua DPRD Sumenep Dorong Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Berkualitas

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:34 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gandeng Kejari dan BPN Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:58 WIB

Demi Transparansi MBG, Pusat Penelitian dan Pengaduan MBG Madura Resmi Deklarasi di Pamekasan

Berita Terbaru