KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Manager PLN ULP Pamekasan yang baru dilantik, Muhammad Andrian Wijaya, memulai masa tugasnya dengan langkah afirmatif.
Baru tiga hari aktif berdinas sejak 8 Desember 2025, Andrian langsung memperkuat jejaring koordinasi dengan unsur Forkopimda, salah satunya melalui pertemuan strategis dengan Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Agus Wibowo, pada Kamis (11/12).
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal membangun sinergi antara PLN dan TNI dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Andrian menegaskan bahwa PLN siap hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis yang terlibat dalam pemberdayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah dan inisiatif pembangunan di Kabupaten Pamekasan. Sinergi dengan Kodim sangat penting untuk memastikan setiap program dapat berjalan efektif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Andrian.
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas tiga fokus utama kolaborasi yang akan diperkuat:
1. Dukungan terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih, termasuk pemanfaatan fasilitas dan penyediaan layanan kelistrikan yang andal.
2. Program MBG (Masyarakat Berdaya Gotong Royong), di mana PLN siap memberikan support bagi berbagai inisiatif pemberdayaan yang dijalankan oleh TNI.
3. Partisipasi dalam Program Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari komitmen PLN mendukung sektor pendidikan dan pengembangan SDM.
Dandim Agus Wibowo menyambut baik upaya proaktif tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan PLN sangat dibutuhkan untuk memperkuat stabilitas layanan publik dan mendorong percepatan pembangunan di daerah.
“Kerja sama ini penting untuk memastikan program-program strategis di masyarakat dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan energi dan dukungan teknis. Kami siap bersinergi demi kemajuan Pamekasan,” ungkapnya.
Kolaborasi ini menjadi penegasan bahwa peran PLN kini semakin luas: tidak sekadar mengalirkan listrik, tetapi juga hadir dalam berbagai inisiatif sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Pamekasan.
Penulis : Redaksi


