Breaking News

Jaga Stabilitas Ekonomi Madura, FPBM Desak Penertiban LSM Liar dan Pelonggaran Cukai Tembakau

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait kondisi sosial-ekonomi di wilayah Madura.

Dalam rilis pers yang dikeluarkan pada Februari 2026, FPBM menyoroti maraknya aktivitas organisasi masyarakat (ormas) tak berizin serta beban cukai yang kian menghimpit industri tembakau rakyat.

Ketua FPBM menegaskan bahwa stabilitas sosial dan kepastian hukum adalah kunci bagi keberlangsungan usaha masyarakat kecil. “Tanpa legalitas, organisasi berubah menjadi entitas liar; tanpa prosedur, aspirasi berubah menjadi disrupsi,” tulis pernyataan tersebut.

Baca Juga:  PLN Pamekasan Dorong Program Pemberdayaan Lewat Kolaborasi dengan Kodim

Poin utama yang ditekankan oleh FPBM adalah desakan kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk menertibkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau ormas yang tidak memiliki legal standing (dasar hukum) yang jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FPBM meminta Kesbangpol melakukan verifikasi ketat karena keberadaan lembaga tanpa izin dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan merugikan masyarakat. Selain itu, mereka meminta Polres Pamekasan meminimalisir aksi demonstrasi yang tidak mengikuti prosedur resmi guna menghindari konflik horizontal.

Baca Juga:  Di hari Pers Ketua PWI Pamekasan, menerima Penghargaan sebagai Asesor Dewan Pers Satu-satunya di Madura

Sektor ekonomi juga menjadi perhatian serius. FPBM menyoroti kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) yang terus meroket. Kenaikan ini dianggap sebagai “lonceng kematian” bagi industri hasil tembakau lokal di Madura.

Beberapa poin tuntutan terkait ekonomi antara lain : Meminta Bea Cukai memberikan kemudahan izin usaha bagi pabrik rokok skala kecil, Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Bea Cukai untuk mengedepankan pembinaan dan solusi daripada langsung melakukan penindakan hukum yang bisa mematikan mata pencaharian buruh, Menyoroti penurunan serapan tembakau oleh pabrik besar (seperti Djarum dan Gudang Garam) akibat kenaikan cukai, yang berdampak langsung pada anjloknya harga di tingkat petani.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Serahkan Barang Bukti Gelang Emas Kasus Jambret Maut di Plakpak

Di akhir pernyataan sikapnya, FPBM mengajak seluruh elemen, termasuk media dan LSM resmi, untuk ikut berkontribusi memberikan solusi nyata bagi pembangunan ekonomi Madura yang berkelanjutan. FPBM menyatakan siap berdialog dengan seluruh pihak demi menciptakan iklim investasi lokal yang sehat dan bermartabat.

“Kami berdiri di sisi hukum, bukan di sisi kekacauan. Kami siap bekerja sama demi Madura yang aman dan tertib,”.

Penulis : Ratu

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Semangat Kartini Menyala di Pesantren: YBM PLN UP3 Madura Salurkan Beasiswa untuk Santri Tahfidz
Polisi Intensifkan Pengawasan SPBU di Pamekasan, Antisipasi Penimbunan BBM
Optimisme Petani Tembakau Pamekasan Menguat di Awal Musim Tanam
RAPIMDA BEM Nusantara Jatim di UIN Madura Soroti Penguatan Industri Rokok Lokal dan Kesejahteraan Petani Tembakau
Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas
Polres Sumenep Perkuat Sinergi Antisipasi Isu BBM dan Kenaikan Harga Bahan Pokok
Gubernur Jatim Lepas Kloter Perdana Haji 2026 dari Surabaya
Cegah Kecurangan, Kapolres Sumenep Pantau Distribusi Minyakita di Pasar Anom

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:53 WIB

Semangat Kartini Menyala di Pesantren: YBM PLN UP3 Madura Salurkan Beasiswa untuk Santri Tahfidz

Senin, 27 April 2026 - 16:08 WIB

Polisi Intensifkan Pengawasan SPBU di Pamekasan, Antisipasi Penimbunan BBM

Minggu, 26 April 2026 - 08:51 WIB

Optimisme Petani Tembakau Pamekasan Menguat di Awal Musim Tanam

Kamis, 23 April 2026 - 15:04 WIB

RAPIMDA BEM Nusantara Jatim di UIN Madura Soroti Penguatan Industri Rokok Lokal dan Kesejahteraan Petani Tembakau

Rabu, 22 April 2026 - 10:14 WIB

Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Rabu, 22 April 2026 - 09:38 WIB

Polres Sumenep Perkuat Sinergi Antisipasi Isu BBM dan Kenaikan Harga Bahan Pokok

Rabu, 22 April 2026 - 09:08 WIB

Gubernur Jatim Lepas Kloter Perdana Haji 2026 dari Surabaya

Rabu, 22 April 2026 - 06:32 WIB

Cegah Kecurangan, Kapolres Sumenep Pantau Distribusi Minyakita di Pasar Anom

Berita Terbaru

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Perairan Selat Madura

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:24 WIB