Breaking News

Pemkab Pamekasan Gelar Apel Trantibum dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wujud Siaga Menghadapi Segala Kemungkinan

Selasa, 11 November 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar apel ketertiban umum dan ketentraman masyarakat (Trantibum) serta kesiapsiagaan bencana tahun 2025 di area Monumen Arek Lancor, Selasa (11/11/2025) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, personel TNI-Polri, Satpol PP, petugas Damkar, Tagana, BPBD, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Turut hadir dalam apel tersebut, Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur, Dandim 0826 Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, serta Kapolres AKBP Hendra Eko Triyulianto.

Dalam amanatnya, Bupati Kholilurrahman mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya apel bersama yang menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Pamekasan.

Baca Juga:  Optimisme Petani Tembakau Pamekasan Menguat di Awal Musim Tanam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam apel Trantibum dan kesiapsiagaan bencana tahun 2025 ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, terutama bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di akhir tahun,” ujar Bupati Kholilurrahman.

Ia menegaskan, apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan alarm bersama agar seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat senantiasa siaga, tanggap, dan tangguh menghadapi berbagai kondisi darurat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Selama ini, setiap kejadian bencana di Kabupaten Pamekasan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan akurat. Masyarakat harus selalu merasakan kehadiran pemerintah di saat-saat sulit,” tegasnya.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Sumenep Gelar Bakti Sosial di HUT ke-78

Bupati yang dikenal dengan gaya kepemimpinan religius itu juga menjelaskan bahwa Kabupaten Pamekasan memiliki potensi berbagai jenis bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga potensi gelombang pasang dan abrasi.

“Berdasarkan data yang kita miliki, sepanjang tahun 2024 tercatat 20 bencana banjir, 103 cuaca ekstrem, 23 tanah longsor, 31 kebakaran hutan dan lahan, 269 kekeringan, dan satu kejadian gempa bumi, dengan total korban mencapai 66.390 kepala keluarga,” ungkapnya.

Sementara untuk tahun 2025, sejak Januari hingga Oktober, tercatat 25 kejadian banjir, 43 cuaca ekstrem, 24 tanah longsor, 20 kebakaran hutan dan lahan, 231 kekeringan, serta 3 gempa bumi, dengan total dampak terhadap 57.945 kepala keluarga.

Baca Juga:  Wamen PUPR Soroti Kebersihan Pasar Kolpajung, Bupati Siap Benahi Total

“Data ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergi lintas instansi,” tambahnya.

Menurut Bupati Kholilurrahman, langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Dengan persiapan yang matang seperti ini, saya berharap seluruh stakeholder dapat lebih siap menghadapi berbagai situasi yang tidak diinginkan. Kita harus sigap dan cekatan, baik dalam menghadapi bencana alam maupun sosial,” pungkasnya.

Apel tersebut diakhiri dengan pemeriksaan pasukan dan peralatan tanggap darurat oleh Bupati dan jajaran Forkopimda, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta memastikan kesiapan seluruh personel menghadapi bencana tahun 2025.

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura
Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%
Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama
Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura
Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep
Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat
Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Resmi Dibuka! Pragaan Fair 2026 Jadi Panggung UMKM dan Budaya Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:05 WIB

Capaian Mutu RSUD Sumenep Semester I 2026: Mayoritas Indikator di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polres Pamekasan Cek Keamanan Makanan SPPG, Hasilnya Bebas Formalin hingga Sianida

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:31 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Kombes Ariek Indra Sentanu Dilantik Jadi Kapolresta Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:05 WIB

Festival Klenengan Sumenep 2026 Siap Semarakkan Pelestarian Gamelan Khas Madura

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pengenalan Pembuatan Keris di Sekolah dapat Dukungan Penuh dari Kadisbudpar Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Aktivis Desak Audit Total, Ancam Bawa Kasus ke BGN Pusat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Berita Terbaru